Home Ekonomi Dukung UMKM, Fitri Bakal Buka Lapak Online

Dukung UMKM, Fitri Bakal Buka Lapak Online

0
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda saat menyambangi salah satu UMKM di Kota Palembang untuk mengetahui apa yang menjadi keluhan para pengrajin masker.

PALEMBANG, PE – Selama masa pandemic Covid-19, para perekonomian masyarakat sangat terdampak, terutama bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Palembang yang ikut kesulitan untuk memasarkan.

Untuk itu Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada para UMKM untuk tetap tangguh menghadapi masa pandemi ini. Ketangguhan ditunjukkan salah satunya Kapitacaft di Jalan Padat Karya, Lrg Rintisan, Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami yang tetap eksis memproduksi masker, bed cover, sarung sofa dan lainnya.

“Kehadiran kita di sini untuk memastikan para pengrajin di Kelurahan Sukajaya apakah ada kendala selama produksi. Ternyata memang keluhan para UMKM kekurangan sarana prasarana kurang memadai,” ujar Fitri.

Selain itu, keluhan para UMKM adalah kesulitan untuk memasarkan hasil produksi. Untuk itu, Fitri berencana untuk membuka lapak online khusus para UMKM untuk memasarkan barang dagangannya. “Apa saja yang akan dipasarkan bisa melalui lapak online tersebut. Selain praktis juga Insya Allah aman,” katanya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Palembang juga sudah berupaya untuk membantu para UMKM dengan memberikan pinjaman modal tanpa agunan. Dari target 4.000 UMKM, sudah ada 500 lebih diverifikasi oleh BPR. “Insya Allah target tercapai hingga akhir tahun, semua UMKM bisa mendapatkan bantuan pinjaman modal tanpa agunan,” harap dia.

Fitri menyebutkan, Kapitacraf sudah memenuhi standar, mulai dari bahan sampai ke motif dan kemasan. “Alhamdulillah selama pandemi, kita panggil untuk membuat masker permintaan masker tinggi, masker medis sudah langka, makanya masker kain jadi solusi. Saya percaya untuk kualitas kainnya juga sudah baik,” jelasnya.

Apalagi, Kapitracraf juga sudah memproduksi masker dengan bervariasi, mulai dari motif songket, kain Tajung sampai dengan motif biasa bisa disesuaikan dengan permintaan. “Dengan begitu kita bisa sekaligus mempromosikan kain tenun khas Kota Palembang. Kita mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan para UMKM tetap kita support agar permintaan masker bisa terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu Owner Kapitacradt, Sonia Oktariah SE menambahkan, usaha ini sudah dirintis sejak 2017 lalu. Berawal dari hobi menjahit, seperti sarung bantal, baby set, bedcover dan sampai sekarang selama pandemi ini dipercaya Pemerintah Kota membuat masker.

“Sekarang sudah ada 30 lebih pengrajin yang bantu. Mudah-mudahan ke depan saya bisa membuat kampung jahit,” ujarnya.
Usahanya tersebut juga dibantu dengan memberdayakan para tetangga. Selain mendapatkan penghasilan, juga bisa menjadi hobi tersendiri, apalagi selama Covid-19 ini penghasilan menurun.

“Bantuan pemerintah untuk mempercayakan kami membuat masker ini sangat membantu. Beberapa waktu lalu kita juga dipercaya oleh Kementrian Ekonomi Kreatif untuk membuat masker dan ada beberapa perusahaan swasta juga. Alhamdulillah jadi ladang bisnis bagi kami para UMKM,” bebernya. Sonia menambahkan, untuk harga bervariatif mulai dari Rp7.000 hingga Rp25.000 untuk motif songket dan kain Tajung. DYN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here