Home Headline News Hari Ini Bertambah 56 Kasus Corona di Sumsel

Hari Ini Bertambah 56 Kasus Corona di Sumsel

0
Foto: Net

PALEMBANG, PE – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan masih terus bertambah. Pada Kamis (9/7), ada penambahan 56 orang yang terpapar Corona.

Demikian dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri, SKM, MKM saat konferensi pers virtual di Command Center Pemprov Sumsel, Kamis (9/7).

“Penambahan kasus Covid-19 hari ini, rinciannya Palembang 44 orang, OKI 1 orang, Banyuasin 2 orang, Ogan Ilir 3 orang, Musi Banyuasin 1 orang, Muaraenim 1 orang, dan Lahat 4 orang,” terangnya.

Kasus sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 8 orang. Semuanya berasal dari Kota Palembang. Sehingga total kasus sembuh di Sumsel sebanyak 1230 orang.

“Penambahan kasus meninggal di Sumsel pada hari ini 1 orang dari Kota Palembang. Sehingga total meninggal 114 orang,” tukasnya.

Berdasarkan data di atas, total kasus positif Covid-19 di Sumsel sebanyak 2475 orang, kasus selesai 1344 orang, dan kasus aktif (masih dalam proses penyembuhan) 1131 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) 9094 orang, selesai pemantauan 7437 orang, masih dalam proses pemantauan 1657 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1154 orang, selesai pengawasan 728 orang, masih proses perawatan di rumah sakit 426 orang.

Lebih lanjut ia mengatakan, klaster penularan Covid-19 di Sumsel telah merambah ke hampir semua sektor kehidupan masyarakat. Oleh karena itulah, pihaknya tidak pernah bosan mengingatkan masyarakat, untuk memakai masker apabila keluar rumah, selalu jaga jarak, dan seringlah cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

“Kita selalu mengingatkan masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan. Sebab klaster penularan sudah hampir merata di semua sektor, bidang, dan profesi,” ucapnya.

Disinggung soal durasi kesembuhan, menurut dia, tergantung kondisi si pasien. Apabila tanpa gejala, maka tiga pekan sudah sembuh dari Covid-19. Namun kalau bergejala, bisa sampai satu bulan.

Terkait pewarnaan suatu daerah, seperti zona merah, oranye, kuning, hingga hijau, dikatakan dia, bukan Dinas Kesehatan provinsi yang menetapkan, melainkan Gugus Tugas Pusat.

“Di laman Dinkes Sumsel, kita tidak mewarnai sendiri suatu zona. Peta kabupaten kota itu berdasarkan pewarnaan dari Gugus Tugas pusat,” pungkasnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here