Home Sumsel Banyuasin Hari Jadi Banyuasin ke-18, BNK Banyuasin Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Hari Jadi Banyuasin ke-18, BNK Banyuasin Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

0
ilustrasi narkotika.

BANYUASIN, PE – Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banyuasin ke-18, yang digelar Pemkab Banyuasin di Pendopoan Bupati, pada 3 Juli lalu mendapat ucapan selamat dari Ketua Harian pengurus Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin Drs HM Yusuf MSi.

etua Harian BNK Banyuasin Drs HM Yusuf MSi

Di usia yang sudah dewasa ini, kata Yusuf geliat pembangunan di segala bidang sudah berjalan dan dirasakan masyarakat terutama tujuh program unggulan yakni Banyuasin Prima, Banyuasin Sehat, Banyuasin Cerdas, Infrastruktur Bagus, Petani Bangkit, Banyuasin Terbuka dan Banyuasin Religius.

Ini tak lepas di bawah kepemimpinan Bupati Askolani dan Wabup Slamet yang serius bekerja demi mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera selama lima tahun.

Dia berharap masyarakat mendukung Program tersebut, salah satunya dengan gerakan perangi narkoba yang selama ini telah disosialisasikan BNK dalam bentuk penyuluhan sebagai upaya pencegahan peredaran ke pelajar maupun masyarakat.

Kegiatan seperti ini rutin digelar setiap tahun disejumlah tempat 21 Kecamatan di antaranya sekolah, instansi di wilayah kecamatan sampai ke pelosok desa.

“Harapan kami Kabupaten Banyuasin bebas dari Narkoba, dengan cara masyarakat tidak mengunakan narkoba berprilaku hidup sehat mengikuti Program Banyuasin Sehat yang dicanangkan Pemkab Banyuasin,”terangnya.

Tingginya angka penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar secara nasional yang kini mencapai 27 persen, ditegaskan Yusuf bahwa peredaran narkotika sangat dahsyat apalagi Kabupaten Banyuasin wilayah perlintasan antar provinsi dan dekat Kota Palembang.

Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan peran dari orang tua, serta paling utama para kepala sekolah, pendidik dan tenaga kepandidikan, supaya mengawasi pergaulan anak didiknya.

“Kita terus menggencarkan penyuluhan narkoba sebagai bentuk pencehahan terhadap siswa di satuan pendidikan, mengingat narkotika sudah menyentuh level desa, sehingga para kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan wajib mengawasi anak didiknya,” tukas dia. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here