Home Sumsel Banyuasin Kepala Distan Banyuasin Geram Namanya Dicatut Minta Setoran Uang Bantuan Alsintan

Kepala Distan Banyuasin Geram Namanya Dicatut Minta Setoran Uang Bantuan Alsintan

0
Kepala Distan Banyuasin Zainudin

BANYUASIN, PE – Kepala Dinas Pertanian (Distan) Banyuasin Zainudin, SP mengaku geram dengan ulah oknum yang mencatut namanya meminta setoran uang bagi Gapoktan yang ingin mengusulkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) seperti Combine Harsvester, Trakror, Tranplenter, Treser di Dinas Pertanian Banyuasin.

Masalah ini, menurut dia sudah seringkali terdengar yang menyebut masih ada oknum tertentu mengatasnamakan Dinas Pertanian. Oknum tersebut mengiming-iming Gapoktan dengan cara meminta uang setoran hingga puluhan juta rupiah.

“Untuk itu, kami mengimbau ke masyarakat untuk tidak mudah percaya karena itu tidak benar, apabila ditemukan segera laporan ke saya,” ujar Zainudin kepada wartawan.

Bantuan Alsintan yang dibagikan ke Gapoktan tersebut, seperti diserahkan Bupati Askolani, kemarin terang Zainudin tidak ada dipungut biaya alias gratis.

Perlu diketahui bantuan Alsintan dikucurkan berasal dari Kementan RI, Aspirasi DPR RI, Dinas Pertanian Sumsel dan APBD Banyuasin. “Setelah bantuan itu diterima oleh kami, hanya yang bersangkutan sebagai penerima bantuan menyiapkan biaya transportasi untuk dikirim ke lokasi masing-masing,” katanya.

Gapoktan, Upja dan Brigade yang ingin mengusulkan bantuan Alsintan ditambahkan Kabid PSP Distan Sarjono, dilihat dari luas tanam, wilayah mana yang membutuhkan agar tidak menumpuk di satu tempat.

“Setiap tahun banyak diantara mereka yang mengusulkan ke dinasnya tapi tidak serta merta disetujui dan tepat sasaran,” jelasnya.

Ketua JPKP Banyuasin Umirtono SH menyampaikan jika ada oknum tertentu yang menawarkan bantuan Alsintan dari Dinas Pertanian Banyuasin dengan cara minta imbalan uang Rp.10 juta perunit ke salah satu Gapoktan di wilayah Pulau Rimau.

“Sayangnya ulah oknum tidak langsung dipercayai Gapoktan sehingga uang itu tidak jadi disetorkan,” ucap Umirtono yang melaporkan hal itu kepada Sarjono Kabid PSP Dinas Pertanian. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here