Home Internasional Mahkota Medical Centre, Rumah Sakit Tersier Miliki Radioterapi Tercanggih

Mahkota Medical Centre, Rumah Sakit Tersier Miliki Radioterapi Tercanggih

0
Pakar Onkologi dan Radio Terapi MMC, dr Hayani Abdul Wahid (baju orange) berfoto bersama awak media dan blogger di dekat mesin Radixact X7.

MELAKA, PE – Dalam kesempatan memenuhi undangan Famtrip yang digelar Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), usai sehari semalam menghadiri sejumlah rangkaian acara di Kuala Lumpur. Puluhan awak media dan blogger, dari Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Surabaya dan Batam, termasuk salah satunya dari Palembang Ekspres, Kamis (31/10) siang, diajak mengunjungi Mahkota Medical Center (MMC), Melaka, rumah sakit tersier swasta terbesar dan paling komperehensif di Malaysia Selatan.

Dengan beragam bidang spesialis dan fasilitas modern, digabungkan dengan layanan kesehatan mitra yang terbaik di kelasnya dan sepuluh pusat keunggulan yang memfokuskan pada penggantian tulang dan sendi, kanker, hati, perempuan dan anak, kesehatan pria, nuerologis dan stroke, diabetes, liver dan gastro, unit gawat darurat (UGD) dan trauma menjadikan MMC siap menjadi rumah sakit untuk perawatan media khusus.

Baru-baru ini, tepatnya Selasa (29/10) MMC meluncurkan Tomotherapy via Radixact X7, radioterapi tercanggih di wilayah Asia Tenggara yang diresmikan langsung Wakil Menteri Kesehatan Malaysia, dr Lee Boon Chye. “Alat ini menggabungkan pencitraan 3-D secara akurat dari tomografi terkomputerisasi (CT-scanning) dengan pengendali arah radiasi tepat sasaran untuk memberikan radiasi secara presisi dan mengurangi sel kanker sekaligus meminimalisir kerusakan pada jaringan di sekitarnya sehingga menurunkan resiko efek samping, rasa sakit dan komplikasi,” beber Kepala Klinik Onkologi MMC, dr Chong Kwang Jeat dalam siaran persnya.

Menurut Chong, Radixact X7 bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam kanker antara lain kanker payudara, kanker prostat, kanker kepala dan leher, kanker paru-paru dan multilesi. “Mesin ini juga dapat melaksanakan iradiasi sumsum total,” tukasnya.

Direktur Pengelola MMC dan Chief Executive Officer (CEO) Grup Layanan Kesehatan Management International Ltd (HMI), Chin Wei Jia menambahkan, dengan tambahan Radixact X7, pusat kanker mereka dapat mengelola dan merawat berbagai kondisi secara efektif dan efisien, dan dapat mendukung rujukan pasien kanker dari rumah sakit manapun.

“Kami sangat gembira atas inovasi baru ini sebagai investasi mesin tomotherapy yang merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk mengembangkan pusat kanker, yaitu pengembangan investasi sebagai pusat keunggulan dan rumah sakit. Kami punya tujuan jangka panjang untuk selalu mengembangkan kemampuan kami untuk menangani dan meningkatkan kesehatan warga Malaysia dan warga dunia dengan menawarkan opsi dan solusi terbaik serta layak untuk mencapai hasil perawatan yang paling ideal,” pungkasnya.

Dengan lokasi strategis di tengah Melaka di dalam situs warisan dunia UNESCO, MMC hadir sebagai pusat tujuan medis yang menarik wisatawan kesehatan, khususnya dari Indonesia, Vietnam dan Singapura. MMC telah terlibat aktif di bidang wisata medis sejak perluasan jangkauan layanannya ke Indonesia pada 1998 silam.

Kini, MMC dikenal sebagai salah satu pelopor pariwisata medis yang dapat melayani sekitar 100 ribu pasien luar negeri setiap tahun. MMC juga telah melayani lebih dari 300 ribu pasien lokal dan internasional dan melaksanakan lebih dari 12.500 operasi setiap tahun. Rumah sakit ini diberi akreditasi dari Malaysian Society For Quality in Health (MSQH) untuk 4 tahun penuh. ARZ

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here