Home Headline News Tambah 36 Kasus Positif, Sembuh 25

Tambah 36 Kasus Positif, Sembuh 25

0

PALEMBANG, PE – Kasus konfirmasi positif Virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (3/7) terdapat penambahan 36 orang, sembuh 25 orang, dan meninggal akibat penyakit ini tiga orang.

“Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumsel hari ini 36 orang. Dengan rincian, Palembang 27 orang, Banyuasin 5 orang, Musi Banyuasin 2 orang, Lubuklinggau 1 orang, dan OKI 1 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri, SKM, MKM saat konferensi pers virtual di Command Center Pemprov Sumsel, Jumat (3/7).

Dikatakannya, kasus sembuh pada hari ini ada penambahan 25 orang. Berasal dari Palembang 23 orang, Banyuasin 1 orang, dan Musi Banyuasin 1 orang. Sehingga total sembuh 1113 orang.

Sedangkan kasus meninggal akibat penyakit Corona pada hari ini tiga orang, yang berasal dari Palembang. Sehingga total meninggal di Sumsel sebanyak 104 orang.

“Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 sebanyak 2156 orang, kasus selesai 1217 orang, kasus aktif atau masih dalam proses penyembuhan 939 orang,” ujarnya.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel sebanyak 8742 orang, selesai pemantauan 7098 orang, masih dalam proses pemantauan 1644 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1029 orang, selesai pengawasan 702 orang, masih dalam proses pengawasan 327 orang.

Ia menyambut baik pembentukan Kampung Tangkal Covid-19 secara swadaya oleh masyarakat di Kota Palembang. Menurutnya, memang sebaiknya penangananan penyebaran Covid-19 tidak hanya melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan. Tapi sampai level paling kecil, yakni RT/RW.

“Adanya kampung tangkal Covid sesuatu yang bagus. Dengan unit gugus tugas yang kecil di masyarakat, beban kerja kita bisa berbagi,” imbuhnya.

Kampung tangkal Covid-19 apabila berjalan efektif dan teroganisir, ia optimis, bakal membuat upaya pencegahan penyakit ini akan lebih baik. Dibandingkan kalau hanya membentuk gugus tugas sampai tingkat kecamatan saja.

“Adanya kampung tangkal Covid, pengawasan kasus-kasus positif atau orang yang ada kaitan dengan Covid akan lebih baik,” yakin dia.

Disinggung soal vaksin Covid-19, menurut dia, tidaklah mudah membuatnya. Tak semua negara sanggup. Apalagi selevel Sumsel.

“Kita tunggu saja. Di Indonesia ada pembuat vaksin, Bio Farma. Kemungkinan mereka sudah bekerja. Namun mempulikasikan suatu vaksin tidak mudah. Butuh kajian klinis maupun lainnya. Sehingga vaksin betul-betul digunakan aman dan efektif,” ia menerangkan.

Persyaratan vaksin, ia melanjutkan, tidak hanya bisa mencegah penyakit, tapi juga aman digunakan dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Serta efektif dalam mencegah penularan penyakit. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here