Home Headline News Tiga Tower PDP Center JSC Nyaris Penuh

Tiga Tower PDP Center JSC Nyaris Penuh

0
PDP Center Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring Sport City. Foto: Kgs Yahya

Pasien Covid-19 Bertambah 13

PALEMBANG, PE – Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di PDP Center Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring Sport City terus bertambah. Bahkan hampir memenuhi Tower 6, 7, dan 8.

Sekretaris Gugus Tugas Unit Rumah Sehat Covid-19 Wisma Atlet, Jakabaring Sport City, Aufa Syahrizal Sarkomi, memastikan Rumah Sehat Covid-19 JSC masih cukup untuk menampung pasien Covid-19, yang belakangan ini terus bertambah di Provinsii Sumatera Selatan.

“Masih banyak kamar kosong yang tersedia, ada ratusan. ODP kan menurun. Kalau misalnya tidak dipakai Tower 4 dan 5, kita bisa gunakan Wisma A atau Wisma C ODP Center,” ujarnya dihubungi, Kamis (9/7).

Berdasarkan data terkini dari PDP Center JSC hingga Rabu (8/7) pukul 21.00, ada tambahan 13 pasien Covid-19 yang dirawat. Sehingga totalnya menjadi 170 orang, yang meliputi 76 laki-laki dan 94 perempuan. Mereka menempati 136 kamar atau 90 persen dari total kapasitas Tower 6, 7, dan 8 yang sebanyak 150 kamar.

Dikatakan Aufa, Wisma A dan C kapasitasnya lebih banyak, yakni mencapai 123 kamar. Dua wisma yang sedang kosong itu bisa digunakan untuk menampung pasien Covid-19.

“Di Wisma B hanya digunakan enam kamar oleh ODP. Sedangkan satu gedung itu 123 kamar. Begitupun Wisma A dan C. Jadi masih banyak kamar kosong. Jumlahnya ratusan. Gedung Tower 5 belum dipakai. Itu kapasitasnya 65 kamar,” ucapnya menjelaskan.

Adapun 16 pasien baru Covid-19 yang dirawat di PDP Center JSC ditempatkan di Tower 6 sebanyak satu orang, yakni Nn. Y, 26 tahun, karyawan swasta, rujukan Puskesmas Dempo.

Lalu di Tower 7 ditempatkan tiga pasien baru, yakni Nn. DK, 23 tahun, rujukan dari Puskesmas Indralaya, karyawan, berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), Ny I, 45 tahun, rujukan Puskesmas Indralaya, bidan, berstatus PDP. Dan Ny P, 56 tahun, rujukan dari Puskesmas Indralaya, pekerjaan wiraswasta, status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dan sembilan pasien baru Covid-19 lainnya dirawat di Tower 8. Mereka adalah Ny. H, 23 tahun, karyawan swasta, rujukan dari RS Pusri, Tn. Mgs. AJA, 28 tahun, karyawan swasta, rujukan dari RS Pusri, Tn. M. FA, 27 tahun, rujukan dari RS Pusri.

Selanjutnya Tn. MR, 24 tahun, rujukan dari Puskesmas Sabokingking, Nn. F, 21 tahun, rujukan dari Puskesmas Sabokingking, Ny. A, 55 tahun, rujukan dari Puskesmas Sabokingking, Tn. Y, 27 tahun, rujukan dari Puskesmas Sabokingking, Ny. S, 35 tahun, rujukan dari Puskesmas Sabokingking, dan Ny AC, 38 tahun, rujukan dari Puskesmas Sabokingking.

“Pasien baru ini terkonfirmasi positif sejak tanggal 2 hingga 7 Juli 2020 berdasarkan pemeriksaan swab,” ujarnya.

Total 170 pasien Covid-19 yang dirawat ditempatkan di Tower 6 sebanyak 50 orang, Tower 7 sebanyak 62 orang, dan Tower 8 sebanyak 58 orang.

Mereka terdiri atas PNS 9 orang, anggota TNI 6 orang, anggota polisi 2 orang, 43 karyawan, 14 wiraswasta, 6 buruh, 29 ibu rumah tangga, 13 mahasiswa, 18 pelajar, 12 orang tidak bekerja, dan 17 tenaga kesehatan (1 dokter, 11 perawat, 5 bidan).

Adapun total kapasitas kamar tersedia sebanyak 150 kamar, terisi 136, dan masih kosong 14 kamar. Rinciannya, Tower 6 tersedia 49, terisi 41, kosong 8, Tower 7 tersedia 48 kamar, terisi 47 kamar, kosong 1, dan Tower 8 tersedia 53 kamar, terisi 48 kamar, dan kosong 5 kamar.

Sedangkan jumlah pasien di ODP Center JSC saat ini tinggal enam orang. Mereka ditempatkan di Wisma B. Terdiri atas satpam 1 orang, tenaga kesehatan 1 orang, dan anak buah kapal 4 orang.

Dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan, ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, yang sudah dianjurkan pemerintah. Jangan anggap kehidupan normal baru sebagai kehidupan yang kembali normal seperti semula.

“New Normal itu artinya kita kembali ke kehidupan normal, yang baru. Dulu kita tidak terbiasa pakai masker, sekarang pakai. Dulu tidak terbiasa sering cuci tangan, sekarang terbiasa. Dulu tidak terbiasa jaga jarak, sekarang harus membiasakan diri. Inilah yang namanya New Normal,” pungkasnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here