Home Sumsel Prabumulih 256 Warga Binaan Rutan Prabumulih Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

256 Warga Binaan Rutan Prabumulih Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

0
Kepala Rutan Klas IIB Kota Prabumulih, Reza Mediansyah Purnama Amd IP SH saat memberikan keterangan pada media diruang kerjanya, Rabu (12/8/2020) pagi.

PRABUMULIH.PE- Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), seluruh Lapas ataupun Rutan yang ada di negeri ini memberikan remisi bagi setiap warga binaan atau narapidana. Pemberian remisi tersebut dilakukan untuk meningkatkan rasa kebangsaan bagi narapidana, sekaligus juga memenuhi hak narapidana atau warga binaan.

Seperti Rumah Tanahan Negara (Rutan) Klas IIB Kota Prabumulih, sebanyak 256 warga binaan mendapatkan remisi dari total keseluruhan 492 Narapidana. Pemberian remisi tersebut akan dikeluarkan bertepatan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, pada tanggal 17 Agustus 2020 mendatang.

“Hari Kemerdekaan nanti sebanyak 256 warga binaan mendapatkan remisi. Mayoritas dari mereka kabanyakan yang melakukan tindak pidana umum,” ujar Kepala Rutan Klas IIB Kota Prabumulih, Reza Mediansyah Purnama Amd IP SH saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (12/8/2020) pagi.

Reza menuturkan, dari 256 warga binaan yang mendapatkan remisi, untuk remisi umum 1 sebanyak 255 napi yang mendapatkan pemotongan masa tahanan, dan remisi umum 2 sebanyak 1 narapidana dinyatakan bebas. “Kebanyakan yang mendapatkan remisi merupakan napi yang melakukan pelangggaran tindak pidana umum seperti, curat dan curas,” ungkapnya.

Masih kata Reza, warga binaan yang mendapatkan remisi atau pemotongan masa tahanan sudah sesuai dengan peraturan dan persyaratan yang berlaku.

“Rutan Prabumulih mengusulkan untuk mendapatkan remisi napi yang menjalani hukuman maksimal selama 6 tahun. Selain itu berkelakuan baik dan juga sudah menjalani hukuman selama 6 bulan,” katanya.

Reza menambahkan, Rutan Klas IIB Prabumulih juga mengeluarkan aturan bagi narapidana yang bebas karena program asimilasi untuk melapor rutin setiap bulan.

“Kita ketahui program asimilasi kemarin membuat beberapa warga binaan di Rutan Prabumulih bebas karena program itu. Oleh karena itu kita membuat aturan bagi tahanan yang mendapatkan asimilasi tersebut untuk melapor setiap bulannya. Itu semua dilakukan agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang melanggar hukum,” pungkasnya. RAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here