Home Adhyaksa Sriwijaya Dalam Satu Bulan, Kejari Selamatkan Rp 2,4 Milyar Uang Negara

Dalam Satu Bulan, Kejari Selamatkan Rp 2,4 Milyar Uang Negara

0
Kasi Datun Kejari Muba menerima uang selisih bayar atas temuan LHP BPK RI tahun 2018-2019 dari rekanan.

SEKAYU, PE- Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Banyuasin melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) usai penandatanganan kerjasama nota kesepahaman atau MoU dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muba, berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,4 Milyar.

Kepala Kejari Muba, Suyanto SH MH melalui Kasi Datun Ellyas Mozart Situmorang SH mengatakan, penyelamatan kerugian negara itu tindak lanjut MoU pada dua bulan lalu yang telah dilakukan guna menyikapi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

“Temuan itu tahun 2018-2019, dimana pihak PUPR telah menyerahkan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Jaksa Pengacara Negara (JPN), ” kata Ellyas kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (12/8).

Dia menjelaskan, setelah melakukan nota kesepahaman, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak PUPR dengan mengirimkan surat pemanggilan kepada seluruh rekanan yang menerima selisih pembayaran lantaran pekerjaan kekurangan volume pada tahun 2018 dan 2019, lebih kurang Rp 19 Milyar untuk 122 paket.

“Dari pemanggilan itu sudah ada itikad dari rekanan untuk membayar. Ada yang sudah 100 persen maupun mencicil, sehingga total pengembalian dalam sebulan ada Rp 2,4 Milyar berasal dari 20 perusahaan pihak ketiga, ” jelasnya.

Namun yang menjadi persoalan, lanjut dia, upaya pemanggilan telah dilakukan bagi seluruh rekanan yang terkait temuan BPK, akan tetapi kenyataannya hingga saat ini belum mencapai 50 persen rekanan yang datang untuk mengembalikan. “Saya juga tidak mengetahui apakah surat pemanggilan telah diterima atau belum. Tapi dalam beberapa hari kedepan kami sudah menjadwalkan, untuk mengundang 10 hingga 20 perusahaan,’’ ungkapnya.

Rekanan belum hadir, lanjut dia, akam pihaknya undang kembali. “Besar harapan kami adalah itikad baik pihak rekanan, karena menjadi kewajiban mutlak untuk dikembalikan setelah adanya temuan dari BPK RI, dengan menargetkan akhir tahun ini selesai, ” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Muba, H Herman Mayori ST MT dikonfirmasi mengapresiasi penuh atas kinerja Kejari, khususnya bidang Datun, dalam beberapa pekan terakhir sudah bisa menyelamatkan kerugian negara hingga Rp 2,4 Milyar. Tentu, diharapkan dalam tindaklanjut dari LHP BPK RI bisa segera selesai.

“Kita sangat apresiasi, dalam waktu singkat sudah dapat menyelamatkan keuangan negara sebesar 2,4 Milyar. Harapan kita kedepan semua ini dapat selesai seluruhnya sesuai target yang ada,” tandasnya. MUH

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here