Home Sumsel Baturaja Dispora OKU Beli Tiga Unit Meja Biliar Rp 180 Juta

Dispora OKU Beli Tiga Unit Meja Biliar Rp 180 Juta

0
Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten OKU

BATURAJA. PE – Untuk meningkatkan prestasi atlet biliar di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKU tahun 2019 lalu menganggarkan tiga paket meja biliar senilai Rp180 juta.

Namun sejak dianggarkan Pemerintah Daerah, sejauh ini masih banyak masyarakat terutama para generasi muda yang memiliki kecintaan pada olahraga biliar, belum mengetahui kalau Kabupaten OKU melalui POBSI OKU memiliki sarana dan prasarana tiga unit meja biliar dalam upaya peningkatan prestasi atlet.

Bahkan belakangan berhembus kabar tak sedap dalam pembelian tiga meja biliar senilai Rp 180 juta itu, ada dugaan mark up anggaran. Hal ini mengingat dari informasi di situs jual beli online menyebutkan harga satu set unit meja biliar merk Mureey hanya berkisar Rp35 juta hingga Rp40 juta. Artinya harga pembelian tiga unit meja biliar tersebut jika mengacu pada harga di situs jual beli oline, tidak sampai senilai Rp180 juta.

Saat dikonfirmasi Palpres.com, terkait pengadaan tiga paket bantuan meja biliar ini, Kepala Dispora OKU, Hemni Rusdi membenarkan, adanya kegiatan tersebut. Namun Hemni membantah, jika pengadaan tiga unit meja biliar tersebut berbau dugaan mark up.

“Ya memang benar, di tahun 2019 lalu kita mengadakan pengadaan 3 unit meja billiar untuk menunjang latihan para atlet biliar kita. Dan sekarang 3 unit meja biliar itu ada di kantor Sekretariat POBSI, sebagai tempat Pusat Latihan Biliar di Kabupaten OKU, di Jl. Lintas Sumatera, Simpang PT. Semen ,”u jar Hemni Rusdi, saat di konfirmasi di ruang kerjanya

Menurut dia, pengadaan tiga unit meja biliar tersebut dianggarkan pihaknya sebesar Rp180 juta. Harga tersebut menurut dia, sudah sesuai dengan spesifikasi meja biliar yang dibeli pihaknya.

“Harga itu sesuai dengan jenis meja biliar yang standar turnamen merk Mureey. Untuk rinciannya saya tidak hafal,” terangnya.

Ditambahkannya, tiga unit meja biliar yang dititipkan di tempat latihan biliar di POBSI OKU tersebut, berstatus milik aset Pemkab OKU dalam upaya mendukung sarana dan prasarana latihan atlet biliar yang diwadahi oleh POBSI OKU. “Untuk fisiknya silahkan cek langsung ke POBSI OKU,” ungkapnya.

Terpisah, saat disambangi ke kantor Sekretariat POBSI OKU, di Jalan Lintas Sumatera, tak jauh dari simpang tiga PT Semen Baturaja, Palpres.com berhasil menemui Partono Burlian, selaku pengusaha dan pemilik ruko tempat bermain biliar umum, sekaligus sebagai kantor Sekretariat POBSI OKU.

Kepada Palpres.com Partono Burlian membenarkan jika dirinya telah menerima meja biliar sebanyak tiga unit, yang ditempatkan dalam satu ruangan bercampur dengan keenam meja biliar komersil miliknya pribadi.

“Benar kita mendapatkan bantuan meja biliard sebanyak 3 unit untuk para atlet biliar berlatih, dengan merek meja billiard Murrey Royal. Lengkap dengan masing-masing 4 stik beserta 1 set bolanya, yang diserahkan Dispora OKU pada tahun 2019 kemarin,”ucap Partono.

Menurut dia, saat ini tiga unit meja biliar merk Mureey tersebut digunakan untuk sarana latihan para atlet biliar OKU, termasuk dirinya sendiri yang juga pengurus POBSI dan atlit biliar OKU. ‘Tiga unit meja ini tidak kita pergunakan untuk umum. Tapi khusus untuk latihan bagi atlet biliar OKU,” tutupnya. YEN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here