Home Palembang HD Dorong Perguruan Tinggi Cari Solusi Hadapi Pandemi Corona

HD Dorong Perguruan Tinggi Cari Solusi Hadapi Pandemi Corona

0
Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru memberikan kata sambutan pada acara pelantikan Rektor Universitas IBA periode 2020-2024 di Aula lantai 1 Yayasan IBA, Selasa (4/8).

PALEMBANG.PE- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan riset terkait cara mensiasati pandemi Virus Corona (Covid-19), dan bertahan dari virus baru ini.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas IBA periode 2020-2024 di Aula lantai 1 Yayasan IBA, Selasa (4/8). Dr Tarech Rasyid MSi resmi menduduki jabatannya sebagai Rektor Universitas IBA, setelah dilantik oleh Ketua Yayasan IBA Hj Rita Rosida Bayumi.

Acara pelantikan turut disaksikan sejumlah pejabat Pemprov Sumsel, Ketua Ikatan Alumni Universitas IBA H Askolani yang juga Bupati Banyuasin, anggota DPRD Sumsel, Dirut Bank SumselBabel, dan tamu undangan lain.

Dikatakan Gubernur, Pemerintah Pusat mengambil kebijakan menerapkan belajar dari rumah untuk melindungi siswa dari kemungkinan tertular Covid-19. Namun, kebijakan ini memiliki sejumlah kekurangan.

“Anak-anak kita, mulai dari SD hingga SMA, bukan hanya butuh asupan ilmu dari kurikulum. Tapi butuh juga pergaulan, silaturahmi, dan kegiatan ekstrakurikuler,” ucapnya.

Ia mengatakan, tidak semua siswa bisa belajar secara daring. Terutama mereka yang tinggal di pelosok, yang tidak ada sinyal telepon seluler.

“Kebijakan itu harus komprehensif. Tidak bisa dilihat dari satu titik masalah. Penyelesaiannya juga harus komprehensif,” tukas orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini.

Menurutnya, pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan persoalan pandemi ini. Butuh bantuan pihak lain. Dalam hal ini perguruan tinggi, untuk memberikan solusi.

“Kalau dulu perguruan tinggi itu identik dengan demo, sekarang dengan solusi. Perguruan tinggi itu menyajikan demonya dengan solusi,” tukasnya.

Ia berharap Universitas IBA di bawah pimpinan Dr Tarech Rasyid, MSi, banyak membuat terobosan dan menetapkan prioritas utama, yakni sektor pertanian.

“Saya berharap prioritasnya terkait dengan potensi daerah, yakni sektor pertanian,” tukasnya.

Sedangkan Ketua Ikatan Alumni Universitas IBA Askolani mengatakan, tolok ukur keberhasilan sebuah perguruan tinggi adalah alumni yang dihasilkan seperti apa. Ia mencontohkan dirinya yang berhasil menjadi seorang kepala daerah.

“Saya anggap Universitas IBA ini luar biasa. Sudah sangat tepat Ibu Yayasan memilih Pak Tarech sebagai rektor,” tukasnya.

Menurutnya, Tarech Rasyid adalah dosen kebanggannya sewaktu jadi mahasiswa IBA. Dan dia banyak belajar dari beliau.

“Saya harap Pak Tarech dapat membuat Universitas IBA jadi lebih besar lagi. Teruslah berinovasi,” tukasnya.

Sedangkan Tarech Rasyid mengatakan, dirinya akan berusaha mewujudkan visi dan misi Universitas IBA. Yakni menjadi perguruan tinggi swasta yang unggul di Sumatera Selatan, berjiwa entrepreneur (wiraswata), yang didasari nilai-nilai kebangsaan dan religius.

“Entrepreneur merupakan nilai yang diturunkan dari pendiri Universitas IBA, yakni almarhum Bayumi Wahab. Dia terkenal pelaku bisnis pada masa Presiden Soekarno dan Soeharto,” ucapnya.

Di sisi lain, ia melanjutkan, Bayumi Wahab juga punya pandangan kebangsaan religius. Yakni ingin menggabungkan rasa cinta tanah air dengan agama Islam. Bentuk kongkritnya akan diwujudkan lewat pembentukan asrama tahfiz untuk mahasiswa Universitas IBA.

“Kebangsaan religius dimaknai dalam kurikulum lewat kajian-kajian tentang filsafat Pancasila, kebangsaan, dan keagamaan. Bentuk kongkrit lewat pembentukan asrama tahfiz untuk mahasiswa Universitas IBA,” terangnya.

Selain itu, ia mengatakan, dirinya juga berencana membangun IBA Entrepreneur Centre. Serta mengakomodir program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yakni Kampus Merdeka.

“Kita akan integrasikan pemikiran pendiri Universitas IBA dengan program dari Mendikbud. Ke depan, kita akan wujudkan nilai-nilai entrepreneur dan kebangsaan religius menjadi dasar tujuan dari universitas menghasilkan sarjana entrepreneur, yang punya paham kebangsaan dan berakhlak mulia,” tuturnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here