Home Sumsel Muara Rupit Kasus Masih Ada di Muratara, Dimana Satgas Covid-19?

Kasus Masih Ada di Muratara, Dimana Satgas Covid-19?

0
Website Gugus Tugas Covid-19 Muratara yang ternyata sudah tak update, padahal dikabarkan ada 2 warga terkonfirmasi positif.

MURATARA,PE- Kasus Covid-19 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diduga masih ada dan terus bertambah. Kondisi ini semakin miris dengan kesan keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Muratara, yang semakin hari mulai tak terdengar.

Kondisi ini jelas membuat warga Muratara resah. Keresahan warga terkait kasus Covid-19 disekitarnya bukan tanpa alasan. Karena sebelumnya Tim Gugus Tugas Penaganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Muratara selalu aktif dalam menginformasikan kasus Covid-19 Muratara, baik melalui website maupun pemberitaan media. Namun setelah adanya Perpres Nomor 82 tahun 2020, keberadaan ttim GTPP Covid-19 Muratara yang seharus hanya berganti menjadi Satgas Covid-19 seperti menghilang.

Demikian diungkapkan M Sukari, salah satu warga Muara Rupit kepada Palembang Ekspres, Minggu (9/8/20). Dia mengatakan, kalau sebelumnya Tim GTPP Covid-19 Muratara selalu update dalam menyampaikan informasi terkait kasus Covid-19, baik itu melalui medsos, website atau lewat pemberitaan media massa, tetapi entah karena apa sekarang Tim GTPP Covid-19 Muratara seperti mulai tidak aktif lagi.

Padahal sesuai dengan Perpres Nomor 82 tahun 2020 itu, kata dia, Tim GTPP Covid-19 itu hanya berganti nama saja menjadi Satgas Penanganan Covid dengan fungsi dan tanggungjawab tetap sama. “Bukan dibubarkan, tetapi sekarang justru keberadaan satgas itu seperti dibubarkan. Karena sekarang informasi persebaran Covid mulai tidak update lagi di website Gugus tugyas Muratara, maupun kegiatan-kegiatan pencegahan dan penanggulangan Covid lainya,” terangnya.

Dengan kondisi itu, ujarnya, masyarakat Muratara sekarang semakin bingung soal Pemerintah itu serius tidak dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19.-19. “Karena sekarang masyarakat jelas semakin resah, karena tiba-tiba ada warga yang meninggal dan dinyatakan positif seperti di Kecamatan Rupit ini beberapa lalu itu. Masyarakat semakin bingung itu benar atau tidak, karena sebelumnya tidak ada informasi atau keterangan datanya di website Gugus Tugas,” keluhnya.

Seperti yang terbaru dari pemberitaan salah satu media menyebutkan, ada dua warga di Kecamatan Rupit dan Kecenatan Nibung yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun setelah ingin memastikannya lebih jauh dengan melihat data di Website Gugus Tugas Muratara, datanya justru tidak update.

Sementara Iwan, salah satu warga Desa Bumi Makmur saat ditanya kabar adanya warga didesanya yang meninggal terkonfirmasi kasus Covid-19 mengungkapkan, dia tidak mengetahui pasti benar atau tidak informasi itu. Karena sekarang almarhum itu dalam perjalanan, dibawa ke desanya dari Palembang.

“Kalau informasi Covid atau tidak saya tidak tahu, karena hal itu sulit dibuktikan. Tetapi kalau masyarakat yang isolasi kabarnya memang banyak disini, kalau saya percaya tidak percaya karena sekarang kegiatan-kegiatan perkumpulan warga seperti Yasinan maupun hajatan sudah boleh dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, kalau memang Covid-19 itu masih ada seharusnya juga Pemerintah bisa memberikan sosialisasi atau pemahaman tentang bahanya hal itu. Tetapi dia melihat sekarang saja Pemerintah sudah sering melakukan kegiatan perkumpulan massa, seperti kemarin didesanya ada peresmian pasar hewan. “Jadi masyarakat semakin bingung benar atau tidak kabar itu,” ungkapnya.

Terpisah, Jubir Satgas Covid-19 Muratara, Susyanto Tunut saat dikonfirmasi, membantah sering tidak update data Website Gugus Tugas. Menurut dia masih diupdate, tetapi mungkin karena kegiatannya sudah bersifat rutin jadi tidak selalu dibuat rilisan. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here