Home Sejarah Kisah AK Gani, The Great Smuggler Of South East Asia

Kisah AK Gani, The Great Smuggler Of South East Asia

0
Oleh Dudy Oskandar (Jurnalis dan Peminat Sejarah Sumatera Selatan)
Dudy Oskandar

Oleh Dudy Oskandar
(Jurnalis dan Peminat Sejarah Sumatera Selatan)

NAMA besar Mayor Jenderal (Mayjen) Adnan Kapau (AK) Gani berjasa dalam aksi-aksi penyelundupannya yang dapat menyelamatkan Indonesia dari embargo Belanda di awal kemerdekaan.

Aksi-aksi penyelundupan yang dilakukan AK Gani telah menyelamatkan Indonesia dari embargo Belanda di awal kemerdekaan.

Belanda sebelumnya memblokade seluruh pelabuhan dan lapangan udara. Mereka ingin membuat ekonomi Republik muda ini hancur dan kelaparan.

Tapi aksi berani AK Gani dan sejumlah orang-orang berani lain berani menembus blokade militer Belanda. Risikonya sangat besar, pesawat atau kapal yang coba melewati blokade akan langsung ditembak jatuh atau ditenggelamkan. Paling ringan ditangkap dan seluruh muatan yang berharga disita Belanda.

Namun tak banyak yang tahu bahwa Belanda pernah menjuluki Dr AK Gani “Raja Penyelundup”. Bahkan Sir Clark Kerr -utusan Inggris penengah perundingan Indonesia-Belanda menjelang Perjanjian Linggarjati 1947 -menyebutnya The Great Smuggler of South East Asia.

Pada November 1945, Belanda memblokade Indonesia. Ketika menjabat Residen Palembang, Gubernur Muda Sumatera Selatan, dan Koordinator Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Sumatera, Gani menembus blokade itu dengan menyelundupkan barang dagangannya ke Singapura dan Penang.

Ketika menjadi Menteri Kemakmuran (1946-1947), Gani membuat Belanda lebih jengkel. Dia menyulap seluruh pantai utara Jawa dan Sumatera menjadi pangkalan penyelundupan ke Singapura, Penang, Manila, Bangkok, dan Hong Kong.

Senjata dan ganja termasuk barang selundupannya. Bahkan mobil kepresidenan merek Cadilac antara lain dibelinya dengan candu. Bung Karno kepada Cindy Adams, penulis buku Sukarno My Friend dan Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat, sempat menceritakan: “A.K. Gani menyelundupkan sembilan kilo emas dan 300 kilo perak dari Sumatera sebagai pembayaran 20 ribu seragam tentara.” Tindakannya, ketika itu, memang dianggap sangat heroik.

Selain itu AK Gani kerap penyelundupkan minyak-minyak mentah, dan hasilnya digunakan untuk membiayai birokrasi pemerintahan, termasuk melengkapi senjata militer dilakukan AK Gani. Tujuannya buat berjaga-jaga, bersiap menghadapi kemungkinan Belanda menyerang lagi.

Berkat Gani militer Indonesia kala itu memiliki seragam dan senjata, hasil selundupan.

Tak cuma itu, Gani juga menyelundupkan aneka hasil bumi ke Singapura. Bahan mentah seperti karet, kemudian ditukar amuninisi, tekstil dan obat-obatan. Dia juga yang membawa emas dan perak sumbangan dari rakyat Indonesia ke luar negeri, untuk kemudian ditukar dengan bahan makanan dan senjata.

Kisah penyelundupan tersebut dikisahkan oleh anak buah AK Gani, Akai alias Abubakar yang pernah merantau ke Singapura sempat mengisahkan pengalamannya..

Akai bertutur tentang kejadian antara tahun 1946 hingga awal 1948, saat ia menjadi anggota gerilya dan turut mencari senjata ke Singapura dan Hongkong.

Tak lupa diselipkannya juga, bahwa yang memimpin penyelundupan ke Singapura dan Hongkong tersebut adalah Dr. A.K. Gani. Siapa pula yang tak kenal Adnan Kapau Gani, orang Palembang-Bengkulu itu, pernah Menteri lagi, bahkan pernah main dalam filem.

Jadi Akai adalah anggota penyelundupan tadi. Ia membawa gula, rempah-rempah dan lainnya, untuk kemudian ditukar dengan senjata.

“Katanya ada penyelundup lain lagi yang bahkan punya kapal sendiri, juga untuk mencari senjata buat republik…”, tukas seorang salah satu keluarga Akai .

“O ya, itu kan untuk bagian timur. Alaahh… si Anu, siapa tu, aaa… si John Lie, dari Sulawesi. Mayor pangkatnya. Eeh, tahu juga kau rupanya,” ujar Akai sambil memuji sedikit pada yang bertanya itu.

“John Lie juga hebat rupanya, ia temanku. Terkadang kami sama-sama juga, tapi group kami tetap bersama Pak Gani. Tahu kan Pak Gani, yang digelari “The Greatest Smuggler in Southeast Asia”, penyelundup terbesar di Asia Tenggara,” tambah Akai, sekaligus memperagakan Bahasa Inggrisnya. ***

Sumber :

1. http://www.lallement.com/sobron/razzia01.
2. https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-ak-gani-sang-penyelundup-penyelamat-republik-indonesia.html
3. https://rilis.id/ak-gani-raja-penyelundupan-yang-telupakan

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here