Home Headline News Lupa Matikan Kompor, Rumah Tinggal Arang

Lupa Matikan Kompor, Rumah Tinggal Arang

0
Rumah milik Efendi (60) di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), hangus terbakar.

PALI, PE – Efendi (60) dikejutkan dengan suara ledakan dari dapur disertai percikan api, yang langsung menyambar rumahnya di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

 

Dalam kejadian yang berlangsung Senin malam (24/8) sekitar pukul 19.30 WIB, tidak ada barang berharga milik korban yang berhasil diselamatkan. Rumahnya hangus terbakar dan hanya menyisakan puing.

 

Kepala Desa (Kades) Air Itam Timur Alamsyah mengatakan, api diketahui pertama kali muncul dari dapur dan langsung membesar setelah terdengar ledakan.

 

“Kejadiannya tak lama setelah adzan Isya. Istri Pak Efendi sedang masak dan ditinggalkan salat. Mungkin lupa mematikan kompor,” ucap Alamsyah saat dibincangi, Selasa (25/8).

 

Dikatakan, lantaran korban memiliki usaha manisan, sehingga kerugian material ditaksir ratusan juta rupiah.

 

“Kalau uang tunai sekitar Rp100 juta yang terbakar. Ditambah kerugian toko manisan dan material perabotan rumah tangga lain. Total sekitar Rp300 juta,” ungkapnya.

 

Berdasarkan keterangan warga setempat, Ashar, api pertama kali diketahui tidak lama setelah kumandang adzan salat Isya. Api diketahui dari dapur dan langsung membesar.

 

“Saat kejadian, penghuni rumah ada di dalam. Tapi mungkin sedang beristirahat atau sedang menonton televisi, sehingga tidak mengetahui kalau ada api di dapur. Untuk penyebab pastinya, kami belum tahu,” katanya.

 

Mengetahui ada api berkobar, warga sekitar berupaya memadamkan dengan alat seadanya. Namun, api semakin membesar sehingga warga menghubungi petugas pemadam kebakaran.

 

“Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi rumah Fendi ludes terbakar,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi SIk melalui Kasat Reskrim AKP Rahmad Kusnedi SKom mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi-saksi di sekitar kejadian.

 

“Anggota kita sudah melakukan pengecekan. Penyebabnya diduga dari kompor. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian materil ratusan juta,” tukasnya. JOE

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here