Home Palembang Minta Biaya UKT Diturunkan, Mahasiswa Pasang Spanduk Protes

Minta Biaya UKT Diturunkan, Mahasiswa Pasang Spanduk Protes

0
Spanduk yang dipasang mahasiswa UMP dalam aksi damainya, yang viral di medsos.

PALEMBANG, PE – Aksi belasan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) yang menggelar aksi damai di depan kampus UMP, viral di media sosial (medsos). Para mahasiswa ini memasang spanduk di depan kampus mereka, yang isinya minta agar uang kuliah tunggal (UKT) mereka dapat diturunkan.

Wakil Rektor III UMP Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Dalam Negeri, Dr Ir Mukhtarudin Muchsiri menjelaskan, terkait UKT yang didasarkan arahan Mendikbud RI dan surat edaran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), agar perguruan tinggi memberi keringanan dalam pembayaran UKT.

“Jauh sebelum kebijakan dari pemerintah, kita telah memberikan keringanan berupa pemotongan UKT sebesar Rp 225 ribu di semester genap dan di semester ganjil sebesar Rp 300 ribu per mahasiswa,” kata Mukhtarudin, Jumat (7/8).

Dengan total mahasiswa lebih kurang 10.500, lanjut dia mengatakan, UMP mengalokasikan dana sebesar Rp 6,5 hingga Rp 7 Milyar.

“Meskipun sesungguhnya ini sulit bagi keuangan kita, tapi karena ini kondisi pandemi yang berdampak pada keuangan mahasiswa, maka kebijakan pemotongan UKT itu dilakukan,” katanya.

Tapi dengan pemberlakuan itu, ada beberapa mahasiswa yang merasa pemotongan UKT masih terlalu kecil. Sementara bagi pihak UMP, jika dikalkulasikan dengan jumlah mahasiswa yang ada, anggaran pemotongan UKT dinilai cukup menyakitkan anggaran universitas.

“Sebetulnya mahasiswa ini sudah melakukan dialog dengan pihak rektorat. Disampaikan kepada mahasiswa bahwa jika masih ada yang merasa keberatan dengan pembayaran UKT ini, maka bisa diangsur,” bebernya.

Dengan catatan, mahasiswa bersangkutan menyampaikan permohonan secara tertulis ditujukan kepada Rektor, Sekum dan Wakil Rektor 2 bidang Sdministrasi dan Keuangan.

Selain itu UMP juga mendapatkan bantuan dana stimulan UKT dari Gubernur Sumsel. Dari 10.500 mahasiswa UMP, di tahap pertama sudah ada yang mengajukan sebanyak 1.300 mahasiswa. Kemudian diperpanjang lagi waktu pengajuannya, bertambah 128 orang, total 1.428 mahasiswa.

Bantuan dari Gubernur Sumsel diberikan sebesar Rp 500 ribu per semester selama dua semester, jadi masing-masing mahasiswa mendapat Rp 1 juta. Lalu juga program dari Kementerian Pendidikan yakni KIP Student UKT yang diperuntukkan bagi mahasiswa semester III, V dan VII.

“Kami tunggu mahasiswa terdampak Covid-19 yang ingin membayar UKT, dengan mengajukan sejumlah persyaratan yang diberikan Kemendikbud. Itu ada 700 kuota dan besarannya Rp 2,4 juta per mahasiswa,” aku dia.

Mengenai mahasiswa yang melakukan unjuk rasa, UMP mengaku belum tahu apakah mereka termasuk yang kesulitan bayar UKT atau bukan. “Kami masih melakukan diskusi dan menawarkan bantuan stimulan UKT ini bagi mahasiswa kesulitan maupun terdampak Covid-19,” tutupnya. KUR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here