Home Palembang Okupansi Hotel Naik Jadi 40 Persen di Era New Normal

Okupansi Hotel Naik Jadi 40 Persen di Era New Normal

0
Herlan Asfiudin

Palembang, PE – Bisnis perhotelan mulai menggeliat kembali di era Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal), setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

 

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan Herlan Asfiudin mengatakan, tingkat okupansi hotel kini mencapai 30 hingga 40 persen. Kondisi ini lebih baik dibandingkan saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang, beberapa waktu lalu. Saat itu okupansi hotel di bawah lima persen.

 

“Ada peningkatan okupansi. Termasuk restoran juga. Kalau malam minggu, hampir seluruh restoran ramai pengunjung,” ucapnya, Selasa (18/8).

 

Kembali menggeliatnya bisnis hotel dan restoran menunjukkan adanya eforia masyarakat. Lama terkurung di rumah selama pandemi, membuat warga bosan. Saat pemerintah memberikan pelonggaran, mereka seperti terbebas dari belenggu.

 

“Banyak warga datang ke kafe dan restoran, utamanya pada malam minggu. Cari hiburan,” tukasnya.

Ia mengimbau pemilik restoran dan hotel untuk menerapkan dengan ketat protokol kesehatan. Jangan sampai kerumunan warga malah menimbulkan klaster baru penularan Covid-19.

 

“Khusus di ballroom hotel, kapasitas pengunjung harus dikurangi 50 persen untuk event-event. Dan ini mesti diterapkan secara tegas,” ujarnya.

 

Lain halnya kamar hotel. Kalau yang pesan sampai seratus persen kapasitas alias full booked, itu bagus. “Okupansi seratus persen, itu yang kita harapkan,” ujar pria yang akrab disapa Babe ini.

 

Dikatakan, tarif hotel memang diturunkan selama masa pandemi, karena tuntutan pasar. “Covid mengubah seluruh tatanan. Termasuk sampai ke tarif. Karena permintaan sedikit, pihak hotel turunkan harga. Kecuali permintaan banyak, baru bisa naik harga,” pungkasnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here