Home Palembang Optimalkan Dana ZIS, Bantu UMKM Terdampak Covid-19

Optimalkan Dana ZIS, Bantu UMKM Terdampak Covid-19

0
Relawan Rumah Zakat bersama salah satu pengusaha UMKM terdampak Covid-19 yang menerima bantuan.

PALEMBANG.PE- Pandemi Covid-19 ternyata berdampak global dan panjang. Selain masalah kesehatan, pandemi Covid 19 ternyata juga mempengaruhi sektor lain yaitu ekonomi dan bisnis. Dampak di bidang ekonomi adalah menurunnya aktivitas bisnis termasuk Indonesia.

Melalui program UMKM Padat Karya yang merupakan program pemberdayaan ekonomi yang mendorong dan membuka peluang semakin banyak keterlibatan masyarakat dalam membangkitkan perekonomiaan di masa pandemi serta new normal, Rumah Zakat memberikan bantuan berupa modal usaha, edukasi kewirausahan, marketing serta pendampingan bagi para pelaku UMKM Binaan.

“Melalui program ini kami berupaya untuk terus memberikan dukungan kepada para UMKM agar tetap bisa menjalankan usahanya di tengah masa sulit seperti ini, ” ujar Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda

Hingga Agustus ini, menurut dia, bantuan telah disalurkan kepada 705 orang di 275 Desa Berdaya di 29 Provinsi, dengan total dana bantuan lebih dari Rp 1 Milyar.

Dijelaskan dia, hari ini bertepatan dengan Hari UMKM Nasional, Rumah Zakat memberikan bantuan usaha bagi UMKM Binaan di 172 Desa dengan jumlah bantuan lebih dari Rp 300 Juta. Bantuan ini akan digunakan, lanjut dia, bagi pelaku UMKM dalam menjalankan usaha mereka.

Tak hanya memberikan bantuan usaha langsung, untuk mengaktivasi lagi kegiatan usaha para UMKM binaan yang menerima bantuan, dilaksankan kegiatan aktivasi pasar, di desa dengan Zona Hijau para UMKM binaan melakukan bazar, UMKM lainnya ada juga yang menerapkan diskon untuk menarik pembeli.

“Bazar ini tentu kita lakukan di desa-desa Zona Hijau dan tetap memperhatikan protokol Kesehatan, harapannya melalui pemberian modal lalu ada aktivasi pasar seperti ini para UMKM binaan bisa memulai Kembali usahanya, karena beberapa penerima manfaat sempat vakum dalam kegiatan usahanya kini kembali aktif lagi, ” ujar Murni.

Salah satu UMKM yang mendapatkan bantuan usaha adalah UMKM Binaan Rumah Zakat di Pontianak, yang memiliki usaha “Juragan Donat”. Bantuan usaha yang diterima Ridho Hudayana, pemilik Juragan Donat langsung digunakan untuk melakukan produksi donat. Untuk aktivasi pasarnya, dia menerapkan diskon 20%. Alhasil, di Hari UMKM Nasional ini donat buatannya diserbu pembeli.

“Alhamdulillah, sejak tadi pagi sudah ramai pembeli, dengan adanya diskon 20% ini jadi daya tarik untuk masyarakat, semoga jualannya makin ramai” ujar Ridho, pemilik usaha Juragan Donat.

Juragan Donat merupakan binaan Rumah Zakat yang tergabung dalam Badan usaha Milik Masyarakat (Bummas) Kapuas, hari ini memberikan diskon kepada pelanggannya. Diskon khusus pada Hari UMKM nasional ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Zakat, untuk menggairahkan kembali UMKM pasca pandemik Covid 19.

“Selaku pelaku UMKM saya merasa sangat terbantukan dengan program Rumah Zakat ini. Usaha kami yang kemarin sempat lesu kini bergairah kembali. Terimakasih Rumah Zakat. Semoga para donatur dilimpahkan keberkahan dan dikabulkan doanya. Aamiin” tambah Ridho

Dengan mengoptimalkan dana Ziswaf dari para donatur, Rumah Zakat terus berupaya membantu masyarakat untuk bisa terus produktif dan bertahan di masa krisis karena pandemic Covid-19. Rumah Zakat terus membuka kolaborasi untuk sama-sama berjuang, membantu masyarakat Indonesia untuk melewati kesuitan ini bersama.

“Semoga bantuan ini semakin memperkuat UMKM untuk tetap bertahan, maju dan berdaulat, ” tambah Murni. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here