Home Olahraga Peserta Rakernas Desak 10 Cabor Dipertandingkan di PON Papua

Peserta Rakernas Desak 10 Cabor Dipertandingkan di PON Papua

0
Pengurus KONI Sumsel saat mengikuti Rakernas KONI yang digelar secara virtual.

PALEMBANG.PE- KONI Provinsi Sumsel dan hampir seluruh KONI provinsi lainnya, serta sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) peserta rapat kerja nasonal (Rakernas) KONI, Kamis (27/8), mendesak KONI pusat dan PB PON untuk tetap menggelar 10 cabor yang hingga kini belum dipastikan akan dipertandingkan di PON Papua 2021.

Apalagi PON ditunda satu tahun, sehingga tak ada alasan lagi bagi tuan rumah untuk tidak mempertandingkan 10 Cabor dimaksud.

Karena dengan diundurnya PON, maka panita sudah punya cukup waktu untuk menyiapkan venue ke-10 olahraga tersebut. Bahkan, pada kesempatan pleno parpurna kemarin, Provinsi Papua Barat menyatakan siap menjadi lokasi pertandingan 10 Cabor tersebut.

“Ini juga agar tak ada kesan diskriminasi,” ujar peserta Rakernas dari Cabor ISSI.

Menurut catatan Humas KONI Sumsel, ke-10 cabor dimaksud Balap Sepeda, Ski Air, Bridge, Kriket, Dansa, Gateball, Petangue, Soft Tenis, Tenis Meja, dan Woodball.

Desakan ini juga pernah dilontarkan Ketum KONI Sumsel, Hendri Zainudin, pada rapat rutin pengurus KONI pusat dengan KONI daerah tiga bulan lalu.

“Kami minta agar dipastikan dipertandingkannya ke-10 cabor, karena cukup waktu untuk persiapan venue,” katanya.

Sementara Waketum KONI Sumsel, A Yani, mengatakan di antara 10 cabor tersebut, ada yang menjadi andalan Sumsel untuk dapat mendulang medali emas, seperti di balap sepeda dan Ski Air.

Pada Rakernas secara virtual kemarin, KONI Sumsel dihadiri antara lain Waketum I Ahmad Yani, Sekum Suparman Roman, Kabi Organisasi Wastu, dan Kabid Humas dan Media Rustam Imron, serta sejumlah pengurus lainnya.

Menanggapi desakan peserta Rakernas itu, Ketum KONI pusat, Marciano, mengatakan akan mempertimbangkan dan membahas usulan peserta tersebut, termasuk dengan Menpora, PB PON, dan tuan rumah.

Sementara dari pihak Papua, menyatakan memaklumi desakan para peserta Mukernas. Namun dia memohon agar tetap memperhatikan dan mempertimbangkan surat Gubernur Papua yang sudah dilayangkan ke KONI pusat. Namun dia tak menjelaskan apa inti dari isis surat dimaksud.

Pada kesempatan itu juga Ketum KONI pusat, Marciano mengharapkan agar KONI daerah dan Cabor tetap menyiapkan atletnya dengan baik, dengan program yang sudah direncanakan. Sehingga saat PON Oktober 2021 nanti, atlet dalam kondisi terbaik. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here