Home Sumsel Banyuasin Petani Rantau Bayur Terima Bantuan Benih Padi

Petani Rantau Bayur Terima Bantuan Benih Padi

0
Petani di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin menerima bantuan benih padi yang sudah ditunggu sejak lama.

BANYUASIN, PE – Akhirnya bantuan benih padi yang ditunggu-tunggu untuk Kecamatan Rantau Bayur sudah diterima petani, Sabtu (8/8). Bantuan ini menjadi solusi bagi petani, yang bibitnya mati terendam banjir. Adapun benih padi yang disalurkan untuk luas tanam 7497 hektar.

 

Seperti diketahui, bantuan yang dikucurkan setelah ada usulan oleh Gapoktan melalui PPL sejak Juni 2020 lalu. Hanya sayangnya, bantuan terlambat datang. Terpaksa sebagian petani membeli sendiri. Padahal waktu tanam sudah hampir berakhir.

 

“Walaupun proses cukup lama, usulan bantuan benih padi tersebut dikabulkan Dinas Pertanian Provinsi Sumsel sebanyak 187.425 ton. Terdiri dari benih padi Cilamaya, Muncul, dan Ciherang,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin melalui Sariman, selaku Korlap Balai Penelitian Pertanian (BPP), Kecamatan Rantau Bayur.

 

“Saya berharap semuanya sudah terealisasi ke seluruh desa,” katanya.

 

Menanggapi anggapan masyarakat bahwa bantuan benih padi tersebut terlambat, mengingat para petani di sini sudah ada yang selesai tanam.

 

“Sejak banjir melanda beberapa bulan lalu, kami sudah meminta data kepada seluruh Gapoktan di Kecamatan Rantau Bayur untuk diusulkan. Kami sudah kami lakukan. Oleh karenanya, keterlambatan ini bukan dari kami,” jelasnya.

 

Kepala Desa Tebing Abang Zaenal Arifin MD membenarkan, Desa Tebing Abang telah menerima bibit bantuan tersebut dan sudah dibagikan ke kelompok tani masing-masing.

 

“Alhamdulillah, masyarakat Tebing Abang antusias menerima bantuan bibit tersebut dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah,” jelasnya.

 

Terpisah, Angggota DPRD Banyuasin Suis Istiqlal Efendi SE, MS.I mengimbau agar bantuan benih ini dapat dimanfaatkan petani, khususnya mereka yang terdampak banjir.

 

“Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, agar ditanam walaupun dengan cara Tabur Benih Langsung (Tabela). Dengan harapan tidak gagal tanam dan bisa panen,” katanya. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here