Home Sumsel Banyuasin Sedang Mengecek Jaring Ikan, Kaki Kiri Misno Digigit Buaya

Sedang Mengecek Jaring Ikan, Kaki Kiri Misno Digigit Buaya

0
Petugas medis sedang memeriksa kaki kiri Misno yang putus hingga mata kaki akibat digigit buaya.

BANYUASIN, PE – Keganasan buaya muara kembali memakan korban. Misno (38), warga RT 4 Dusun III Desa Jati Sari, Kecamatan Karang Agung Ilir, kaki kirinya putus hingga mata kaki akibat digigit buaya, Rabu (12/8) sore sekitar pukul  16.00 WIB di Primer 6 Ujung Desa Tabala Jaya,  Karang Agung Ilir.

 

Camat Karang Agung Ilir, Yose Rizal mengungkapkan, kejadian itu berawal saat Misno berangkat dari rumah, untuk mencari ikan di Sungai Alam, tepatnya di Primer 6 Ujung Desa Tabala Jaya, Karang Agung Ilir.

 

“Berangkat dari rumah untuk cari ikan di Sungai Alam,” katanya, Kamis 13/8).

 

Kemudian korban sampai di tempat kejadian perkara, langsung terjun ke Sungai Alam mencari ikan menggunakan jaring sekitar pukul 15.00 WIB. “Pakai jaring tangkap ikan,” ucapnya.

 

Usai satu jam memasang jaring di dekat pohon nipah, korban kembali terjun ke Sungai Alam untuk mengangkat jaring. Disaat itulah buaya menerkam kakinya.

 

“Korban sempat melakukan perlawanan, sampai akhirnya buaya melepaskan terkaman. Tapi kakinya sudah putus,” tukasnya.

 

Selanjutnya korban naik ke permukaan dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Korban lantas dibawa ke rumahnya sebelum dievakuasi ke Puskesmas Karang Agung Ilir.

 

“Karena luka cukup parah, korban dibawa ke rumah sakit di Palembang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” terangnya.

 

Diakuinya, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi di wilayah Karang Agung Ilir, tepatnya di Desa Tabala Jaya. “Sebelumnya belum pernah ada,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar Sik melalui Kapolsek Sungsang IPTU Agus Gunawan mengatakan, korban telah dibawa ke rumah sakit di Palembang karena lukanya cukup parah.

 

Ia menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas,  terutama di daerah yang rawan buaya rawa. “Kita imbau berhati-hati,” pungkasnya. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here