Home Kriminal Antar Sabu 13,13 Gram, Sobar Ditangkap Tim Macan Putih

Antar Sabu 13,13 Gram, Sobar Ditangkap Tim Macan Putih

0
Tersangka M Sobar Ihtiar saat diamankan di Polres Prabumulih.

PRABUMULIH.PE – Kurir jaringan narkoba jenis sabu-sabu antar lintas kabupaten/kota di Provinsi Sumsel, Senin (28/9/2020) pukul 16.20 WIB, berhasil ditangkap tim Macan Putih Satres Narkoba Polres Prabumulih. Dari operasi tangkap tangan tersebut, anggota Satres Narkoba berhasil menemukan Sabu-sabu seberat 13.13 gram.

Kurir tersebut bernama M Sobar Ihtiar (22), warga Desa Lecah Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim. Sobar ditangkap Tim Macan Putih di pom bensin Desa Karangan Jalan Raya Baturaja Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih.

Berdasarkan informasi, penangkapan Sobar dari adanya laporan warga yang menyatakan akan ada transaksi narkoba. Menindaklanjuti itu Tim Macan Putih dibawah Kanit Lidik 1 Satres Narkoba Polres Prabumulih Ipda Zulkarnain Afianata ST MSi, langsung meluncur ke TKP yang di maksud.

Lalu tim melihat orang yang dicurigai yang berada di atas sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam. Kemudian anggota menggeledah, dan pelaku gugup terlihat membuang bungkusan kantong warna hitam. Dengan cepat tim mengamankan barang tersebut dan pas dibuka berisi Sabu-sabu. Pelaku Sobar mengakui perbuatannya, lalu digelandang ke Polres Prabumulih.

Kepada petugas, Sobar mengakui kalau dirinya hanya disuruh mengantarkan Sabu-sabu itu ke Prabumulih dengan upah Rp 200 ribu. Dan rencananya, Sabu itu akan ditukar ke bandar bernama Dodi di Prabumulih. “Sabu itu punya teman aku di Baturaja, dan aku disuruh menukarnya karena Sabu itu kualitas jelek. Baru ini lah Pak tetangkap, dan sudah 1 kali berhasil mengantarkan Sabu. Selain itu aku juga sudah 1 tahun mengkonsumsi sabu,” ujar Sobar yang bekerja sebagai petani.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SIk MH melalui Kasat Narkoba AKP Fadilah Ermi SSos SIk didampingi Kanit Lidik 1 Ipda Zulkarnain Afianata ST MSi mengatakan, satu pelaku berhasil kabur dari penyergapan. “Pelaku terancam Pasal 112 ayat 2 dengan ancaman minimal 6 tahun penjara. Pelaku merupakan jaringan kurir antar lintas kabupaten/kota. Saat ini akan kita dalam terkait pengakuannya untuk menangkap bandar sabu di Prabumulih yang menyuplainya,” pungkasnya. RAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here