Home Opini Asal Nama Minangkabau

Asal Nama Minangkabau

0
Albar Sentosa Subari

Penulis : Albar Sentosa Subari (Ketua Pembina Adat Sumsel)

Asal nama Minangkabau secara pasti belum ditemukan. Beberapa versi dapat kita baca bahwa asal namanya ialah karena beradu kerbau Antara Majapahit dengan Kelasaran yang dua dan berakhir dengan menang kerbau orang Kelasaran yang dua da. Sejak itu bernama Minangkabau.

Tetapi pendapat ini dibantah oleh Banyak ahli sejarah dengan alasan :
1.sebelum tentara majapahit datang daerah ini sudah bernama Minangkabau juga.
2.Kalau benar kata “minang” berasal dari ” menang” menurut perubahan etimologj tak mungkin kata menang menjadi minang.

Sebab bahasa Minang kata menang akan menjadi ” manang” .Jadi menang kabau seharusnya Manang kabau, tetapi mengapa menjadi Minangkabau.

Lalu ahli lain menerangkan bahwa besi runcing yang dipasangkan dimoncong anak kerbau itulah yang bernama ” minang”.Tetapi pendapat ini juga mendapatkan bantahan.

Lalu pendapat ketiga mengatakan Minangkabau itu berasal dari kata: ” ma – inang kabau ” artinya mengembala kerbau. Pun pendapat ini dibantah.

Muncul pendapat lain yang disini kita katakan dengan pendapat yang ke empat berasal dari : Minang-Tamwan.
Pada sebuah prasasti yang ditemui di Sriwijaya tertera dalam bahasa Sangsekerta kuno yang artinya lebih kurang :

1. Selamat tahun caka (saka) telah berjalan 605 tanggal 11.
2. Paro terang bulan Waicakha, yang dipertuan Hyang naik di
3. Perahu mengambil perjalanan suci. Pada tanggal 7 paro terang
4. Bulan Jyestha yang dipertuan Hyang berangkat dari Minanga
5. Tamwan membawa bala (tentara) dua puluh ribu dengan peti
6.Dua ratus berjalan di perahu dengan jalan (darat) saribu
7. Tiga ratus sepuluh buah banyak nya. Datang di mata yab
8. Berdukacita pada tanggal lima bulan….
9. (dengan) mudah dan senang datang membuat kota….
10.Cri-wijaya (dari sebab dapat) menang ( karena) perjalanan suci (yang menyebabkan) kemakmuran….

Maka menurut tafsiran sejarah maksud prasasti itu: Pada zaman dahulu seorang raja bergelar datu datang dari Minanga Tamwan dengan pasukan tentara nya yang besar. Setengah tentara itu naik perahu dan sebagiannya berjalan darat.

Pasukan Datu ini berhenti di Jambi dan kemudian terus ke Palembang (daerah Sriwijaya) dengan mendapatkan kemenangan dan mendirikan kerajaan Sriwijaya.
Di manakah Minanga Tamwan itu.

Minanga dalam bahasa Makasar disebut ” binangan” yang artinya singai. Tamwan bahasa Jawa kuno dikatakan tamwan dan bahasa sekarang temon yang maksudnya pertemuan dua anak sungai.

Jadi pertemuan dua buah sungai kembar. Dan sungai itu adalah sungai Kambar kiridan Kambar kanan. Dalam sejarah kemungkinan yang dimaksud adalah Muara Takus tempat pusat agama Budha Mahayana.

Dalam Negara Kertagama juga disebut dengan hampir mirip yakni Minangkabau.

Namun semuanya ini manakah yang mendekati kebenaran masih harus diteliti lagi sehingga mendapatkan kebenaran yang mendekati kebenaran. Wallaahu a’lam. (*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here