Home Kriminal Dana Desa Dipakai untuk Biaya Berobat Orang Tua

Dana Desa Dipakai untuk Biaya Berobat Orang Tua

0
Sidang dugaan penyelewengan Dana Desa tahun 2017 dengan terdakwa Khairudin, mantan Kepala Desa Pedataran, yang digelar di PN Kls 1 A Khusus Palembang, Kamis (3/9).

Mantan Kades Pedataran Terancam 5 Tahun Bui

PALEMBANG, PE- Sidang dugaan penyelewengan Dana Desa tahun 2017 dengan terdakwa Khairudin, mantan Kepala Desa Pedataran, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kls 1 A Khusus Palembang, Kamis (3/9/2020).

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Adi Prasetyo, SH. MH, terdakwa Khairudin memberikan keterangan bahwasanya uang tersebut ia pakai untuk biaya berobat ibunya.

“Uangnya dipakai untuk berobat orang tua saya Pak hakim, padahal Dana Desa tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalan setapak desa,” ujar Khairudin.

Usai mendengarkan keterangan terdakwa, majelis hakim menunda sidang dua pekan kedepan dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Usai persidangan Penasihat Hukum terdakwa, Eka Sulastri, SH mengatakan bahwa Dana Desa tersebut digunakan oleh terdakwa untuk biaya berobat orang tuanya.

“Khairudin saat ini dititipkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Baturaja oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Baturaja”, terang Eka Sulastri.

Atas perbuatannya, Khairudin dijerat pasal Tindak Pidana Korupsi Dana Desa tahun anggaran 2017 dengan kerugian negara sebesar Rp.404.737.761.

Sebagaimana tertuang dalam Hasil Pemeriksaan Investigatif Penghitungan Kerugian Keuangan Negara atas pengelolaan Dana Desa Tahap I, Alokasi Dana Desa Triwulan I dan Penghasilan Tetap Perangkat Desa Triwulan IV Desa Pedataran Tahun Anggaran 2017, yang dikeluarkan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor: 30/LHP/XXI/09/2019 tanggal 23 September 2019. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here