Home Sumsel Muara Rupit Gajah Liar Kembali Rusak Sawah hingga Hancurkan Pondok

Gajah Liar Kembali Rusak Sawah hingga Hancurkan Pondok

0
Gajah liar dan kerusakan kebun-kebun warga

MURATARA,PE- Keberadaan gajah liar kembali meresahkan warga Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Kali ini bahkan gajah tersebut memporak-porandakan sawah, kebun, hingga menghancurkan sebuah pondok.

Keberadaan gajah liar yang masih berada diseputaran desa itu, dari infomasi warga diketahui sejak tiga hari lalu. Hingga saat ini telah banyak kerusakan yang dialami kebun warga, baik kelapa sawit, sawah yang padinya hampir panen, hingga pondok kebun milik warga.

Menurut Ardiansyah, salah satu warga Desa Pauh kepada Palembang Ekspres, keberadaan gajah itu diketahui setelah ada warga yang sempat bertemu langsung. Diyakini, gajah dengan tinggi sekitar 2,5 meter itu, keberadaannya masih ada di seputaran desanya.

“Gajah itu masih ada disana. Karena masyarakat takut untuk mengevakuasinya, jadi hanya melihat-lihat dari kejauhan saja. Sekarang saja sudah banyak kebun karet, sawah serta pondok-pondok dikebun milik warga yang dihancurkan gajah itu. Jelas kami sangat resah dengan hadirnya gajah itu,” ungkapnya.

Ditanya apakah gajah itu bergading tunggal sebagai ciri gajah liar yang beberapa waktu lalu merusak kebun warga, dia mengaku, berdasarkan pennjelaskan warga yang melihat langsung, gajah itu bergading lengkap dan berbeda dengan gajah liar sebelumnya yang sempat menyatroni kebun warga.

“Beda gajahnya, yang ini gading lengkap. Kami khawatir, bagaimana kalau gajah itu masuk ke perkampungan. Bisa habis semua rumah warga, dirusak gajah itu. Pondok-pondok di kebun saja hancur, bagaimana dengan rumah warga. Kami berharap Pemkab Muratara, dinas dan pihak terkait untuk turun tangan, karena gajah liar itu sudah sangat membuat warga resah,’’ paparnya.

Sementara Sekretaris Desa Pauh, Aan Hata mengungkapakan, memang sekitar tiga hari terakhir ini ada gajah liar yang dilihat warga tak jauh dari desanya. “Sepertinya gajah itu dari Jambi. Kami imbau kepada warga agar berhati-hati dan waspada, jangan sok pahlawan dengan mendekati gajah itu. Lebih baik menghindar, demi keselamatan kita. Kami minta kepada pemerintah agar turun tangan, agar jangan sampai jatuh korban jiwa,’’ tukasnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here