Home Kriminal Kejari Palembang Limpahkan Berkas Tapal Batas

Kejari Palembang Limpahkan Berkas Tapal Batas

0
Dian Febriani SH

PALEMBANG, PE – Berkas kedua terdakwa dugaan korupsi tugu tapal batas Palembang-Banyuasin, Khairul Riza dan terdakwa Otong, akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor. Pelimpahan berkas itu dilakukan oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Palembang Dede M Yasin melalui Asistennya Dian Febriani SH, Senin (21/09/2020)

” Riza dan Otong ini yang kita tetapkan sebagai terdakwa dalam kasus ini. Dan saat ini keduanya sedang ditahan di rutan Pakjo Klas 1 A Khusus Kota Palembang,” ujarnya.

Menurutnya, selama persidangan nanti, dirinya ditunjuk sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari kedua terdakwa tersebut hingga selesai.

“Iya, nanti kita tinggal tunggu jadwal dari Pengadilan, dan untuk Ketua Majelis Hakim pun masih sedang dipersiapkan oleh Pengadilan tadi,” tuturnya.

Sebelumnya terkait kasus dua tersangka perkara dugaan korupsi proyek pembangunan tugu tapal batas Jilid II Palembang-Banyuasin yang berlokasi di Jalan Tanjung Api-Api yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negri (Kejari) Palembang, Dede M Yasin, Kasi Pidsus Kejari Palembang membenarkan atas pelimpahan berkas tersebut.

“Kasus ini sudah terjadi pada tahun 2013. Dari hasil penyelidikan Tim Pidkor Polresta Palembang, kasus ini bermula atas indikasi mark up pembangunan tugu batas di empat titik. Empat titik tersebut yakni Palembang-Banyuasin di kawasan Terminal Km 12, Palembang- Banyuasin di kawasan Jakabaring, Palembang-Banyuasin di kawasan Tanjung Api-Api (TAA), serta perbatasan Palembang – Inderalaya di kawasan Kertapati.

Sementara dari biaya proyek pembangunan yang dikeluarkan negara sebesar Rp 1,2 Milyar, kerugian atau terjadi dugaan mark up sebesar Rp 800 juta lebih.

Dijelaskannya lagi, sebagian total kerugian negara dari kedua terdakwa sudah dikembalikan. Namun tetap masih dalam pemeriksaan berkas.

“Menurut laporan, kedua terdakwa sudah mengembalikan kerugian negara sekitar Rp 300 juta dari dugaan keseluruhannya lebih dari Rp 800 juta,”terangnya.

Setelah proses tahap II ini, kedua tersangka akan langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Palembang dan diperkirakan akan dituntut pidana paling sedikit 4 tahun penjara

“Saat ini keduanya sudah kita terima, untuk sementara dititipkan dulu ke Rutan Pakjo sembari menunggu dalam waktu dekat berkas perkaranya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang,”tukasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here