Home Kriminal Kejari Palembang Tetapkan Mantan Kepala SDN 79 Jadi DPO

Kejari Palembang Tetapkan Mantan Kepala SDN 79 Jadi DPO

0
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kapidsus) Kejari Palembang, Dede M Yasin, SH. MH,

PALEMBANG, PE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, masih terus mengusut kasus dugaan penyalahgunaan dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 79, yang melibatkan mantan Kepala Sekolah tersebut berinisial ND.

Namun, ND saat akan diperiksa dari pemanggilan pertama hingga ketiga tidak juga menampakan diri atau datang ke Kejari Palembang.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kapidsus) Kejari Palembang, Dede M Yasin, SH. MH, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap ND mantan kepala SDN 79. Surat panggilan sudah disampaikan kepada keluarga ND dan Ketua RT, dimana tempat bersangkutan berdomisili.

“Surat pemanggilan sudah disampaikan pada keluarga ND, termasuk Ketua RT tempat ND berdomisili serta ditembuskan ke Dinas pendidikan. Yang bersangkutan, kita tunggu sampai hari Jum’at ini, jika tetap tidak datang maka akan dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO),” tegas Dede, Rabu (30/9/2020)

Dede juga menyayangkan dengan pemanggilan ketiga ND juga tidak datang. Hal ini membuat pihak Kejari Palembang akan mengambil langkah tegas.

“Seharusnya yang bersangkutan mengetahui adanya pemanggilan tersebut, karena surat pemanggilan sudah kita sampaikan pada pihak-pihak yang dirasa dekat dengan ND,” tutur Dede.

Diketahui, progres penyidikan kasus dana BOS SDN 79 Kota Palembang, sudah masuk ketahap penghitungan kerugian negara.

“Kita sudah minta bantuan ahli untuk menghitung kerugian negara. Sekitar Rp 400 jutaan dana Bos catur wulan II dan III yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh ND saat masih menjabat Kepala SDN 79 Palembang,” jelasnya.

Saat ditanya tentang keberadaan ND, Dede menduga ND saat ini sedang berada diluar Kota Palembang.

“Kita menduga ND berada diluar Palembang, tapi tetap akan kita lakukan upaya pencarian,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan korupsi dana BOS SDN 79 sudah masuk ke dalam tahap penyidikan. Selain ND, Kejari Palembang juga sudah memeriksa sejumlah saksi lain dalam kasus ini.

Diantaranya sebanyak enam saksi dari Dinas Pendidikan Palembang, dan delapan saksi dari guru-guru sudah dipanggil menjalani pemeriksaan.

ND diduga telah melakukan penyimpangan dana BOS SDN 79 Kota Palembang, yang bersumber dari dana BOS APBN Triwulan II DAN III sebesar Rp. 560.640.000,00,- dan dana BOS APBD Triwulan II Rp. 40.440.000,00, tahun anggaran 2019.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu sebelum menjabat Plh SDN 79, ND Sempat menjadi Kepala sekolah SDN 114 Palembang. Namun ND, diadukan oleh beberapa wali murid dan guru kepada Komisi IV DPRD Kota Palembang.

Karena ND meminta uang Rp 500.000 pada wali murid yang anaknya lulus di SDN 114 Palembang, dengan modus Kepsek menelpon wali murid satu persatu untuk melunasi uang tersebut dengan alasan uang seragam.JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here