Home Kriminal Pengacara Desak APH Proses Pelaku Penganiayaan Joslianto

Pengacara Desak APH Proses Pelaku Penganiayaan Joslianto

0
Yetra SH dan Abdul Aziz SH, bersama kliennya, Joslianto

MURATARA,PE- Proses hukum dua warga Desa Beringin Makmur II (BM), Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara yang sebelumnya diketahui saling melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, berbuntut panjang. Dimana dua pengacara Joslianto yang merasa kliennya sebagai korban, mendesak APH segera menangkap pelaku, Kamis (24/9/20).

Hal itu seperti disampaikan langsung Yetra SH dan Abdul Aziz SH dua Pengacara Julianto kepada Palembang Ekspres. Menurut dia apa yang dialami oleh warga BM II selaku korban penganiayaan itu, menurutnya harus mendapatkan perlindungan hukum dengan cara pihak kepolisian segera proses hukum pelaku.

Dimana sebagai warga negara yang taat hukum, menurut dia, kliennya telah melakukan laporan kepada APH yakni di Polsek Rawas Ilir, dengan nomor laporan : LP/B-110/IX/2020 pada tertanggal 16 September 2020 lalu setelah kejadian. Sejauh ini, para saksi-saksi telah diperiksa dan barang bukti visum luka korban telah diberikan.

“Oleh karena itu selaku Pengacara Joslianto, kami berdua mendesak jajaran Kepolisian di Polsek Rawas Ilir untuk segera memproses hukum pelaku. Apalagi sampai saat ini pelaku seolah tidak punya masalah dan tetap berkeliaran, hal itulah yang membuat korban merasa tidak mendapat keadilan,” cetusnya.

Dikatakannya, siapapun di negara ini dimata hukum mempunyai hak yang sama. “Siapapun yang melakukan kekerasan harusnya diproses sesuai hukum yang berlaku. Tak peduli siapapun orangnya, hukum harus ditegakkan,’’ tandasnya.

Untuk itu, lanjut dia, kepada Aparat Penegak Hukum harus tegakkan hukum seadil-adilnya. “Jangan sampai karena pelaku masih berkeliaran, menimbulkan persepsi yang macam-macam dari keluarga korban dan masyarakat terhadap keadilan yang ditegakkan oleh penegakan hukum, khususnya pihak Polsek Rawas Ilir. Untuk itulah, kami akan terus mengawal persoalan hukum klien kami sampai tuntas,” sampainya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here