Home Sumsel Muara Rupit Satuan Pendidikan Wajib Lalui Portal Market Place Resmi dalam Pengunaan Dana BOS

Satuan Pendidikan Wajib Lalui Portal Market Place Resmi dalam Pengunaan Dana BOS

0
Pertemuan membahas satuan pendidikan wajib via porta market place dalam penggunaan Dana BOS.

MURATARA,PE- Guna tercapainya tujuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan, alam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa agar terkelola secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel, satuan pendidikan wajib melalui Market Place resmi sebagai tempat belanja barang/jasa. Untuk pendanaan, bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan Kinerja.

Hadirnya portal resmi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) yang telah disiapkan Kemendikbud tersebut, bertujuan agar BOS Afirmasi, Kinerja dan BOS Reguler dapat memenuhi capaian mutu pendidikan, baik siswa maupun sekolah. Sesuai dengan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa (PBJ), oleh Satuan Pendidikan melalui penyedia yang dibiayai oleh dana yang dikelola Satuan Pendidikan.

Kepala Disdik Muratara, Sukamto melalui Kabid Dikdas, Seprian kepada Palembang Ekspres, Jumat (25/9/20), memang benar berdasarkan Permendikbud 14 tahun 2020 tentang Pedoman PBJ oleh Satuan Pendidikan secara online harus melalui SIP-lah, sebagai tempat belanja barang dan jasa. Namun, semuanya juga tergantung dengan letak keberadaan sekolah tersebut.

“Dalam Permendikbud Nomor 14 tahun 2020 itu terdapat dua metode dalam belanja barang dan jasa, bisa melalui online atau offline tergantung dengan letak sekolahnya. Kalau sekolah itu kesulitan sinyal internet bisa offline dengan sistem pembayaran ketika barang sampai langsung dibayar,’’ ungkapnya.

Untuk itu kepada seluruh satuan pendidikan yang berada dibawah binaan Disdik Muratara, dia meminta dalam belanja pengadaan barang dan jasa di sekolah, agar dilakukan sesuai juknis serta aturan-aturan yang ada seperti yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 tersebut.

Sementara itu Jamal Mirdad selaku Vendor Resmi SIP-lah PT.PesonaEdu CV.JMC_Muratara perwakilan di Kabupaten Murtara mengungkapkan, selaku vendor resmi dia telah meluangkan waktu untuk serta sering berbagi ilmu dalam mensosialisasikan kepada kepala sekolah selaku penanggungjawab anggaran dan operator dapodik. Untuk itulah selaku penanggungjawab, antara mereka harus paham tentang tata cara sitem belanja pengadaan barang dan jasa disekolah.

“Karena hal itu sudah menjadi aturan yang harus ditaati semua pihak dalam belanja barang dan jasa baik secara online atau ofline, semua harus melalui Vendor SIPLah yang resmi, memiliki sertifikat dan portal market place toko online yang aktif. Karena sistem Dapodik saat ini sudah dimuktahiran dengan langsung singkronisasi terhadap server utama SIPLAH.kemendikbud.go.id, “ terangnya.

Kenapa belanja barang dan jasa harus melalui SIPlah? Karena, lanjutnya, bertujuan semua realisasi terkait pengunaan Dana BOS tersebut terpantau secara transparan dengan baik dan akuntable, guna meningkatkan mutu sekolah sesuai harapan. “Oleh karena itu mari.bersama Dinas Pendidikan Tim Bos dan Seluruh Korwil, kita menyongsong patuhi regulasi tersebut, jagan sampai terjadi kekeliruan dalam penggunaan Dana BOS,” ajaknya.

Dalam pengunaan belanja barang dan jasa sekolah, menurut dia, saat ini telah menjadi aturan tetap melaui harus melalui vendor lokal. “Sebagai partisipasi bersama untuk meningkatkan PAD serta cash flow di Kabupaten Muratara,” sampainya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here