Home Pendidikan Smart School Indonesia, Usung Konsep Sekolah Milenial

Smart School Indonesia, Usung Konsep Sekolah Milenial

0
BATU PERTAMA - Ketua Yayasan Gudang Hikmat Palembang Johannes Agus Taruna secara simbolis dimulainya pembangunan Smart School Indonesia yang ada di Jalan Brigjen Hasan Kasim, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sabtu (26/9). Foto : Trisno Rusli / palpres.com

PALEMBANG, PE – Pembangunan pendidikan di Kota Palembang terus mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama Smart School Indonesia yang ada di Jalan Brigjen Hasan Kasim, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sabtu (26/9). Sekolah berbasis ini sendiri berbasis skill dan karakter.

Ketua Yayasan Gudang Hikmat Palembang Johannes Agus Taruna menjelaskan, Smart School Indonesia merupakan sekolah dengan fasilitas kekinian berbasis skill dan karakter.

“Smart School Indonesia bukan sekolah biasa yang fokus kepada PR, ujian dan lomba-lomba yang sudah ketinggalan. Tetapi sekolah modern dan kekinian,” terang Pak Jo sapaan Johannes Agus Taruna kepada palpres.com disela peletakan batu pertama Smart School Indonesia, Sabtu (26/9).

Lebih jauh kata dia, sekolah ini nantinya akan menerapkan kurikulum entrepreneurship dengan konsep learning space. Dalam merancang proses pembelajaran, pihaknya menggandeng praktisi pendidikan senior dari Universitas Ciputra Surabaya, Drs Dwi Sunu W.P., M.Ed.

“Ruang belajar bukan hanya kelas, namun anak-anak dapat mengeskplorasikan bakat dan potensinya. Dalam learning space nantinya ada broadcast space, water space, deepspace dan lainnya yang hanya ada di Indonesia, belum ada sekolah di Palembang semodern ini,” kata Pak Jo.

Sekolah ini, sambung Pak Jo, rencananya akan selesai pada April 2021 mendatang sehingga tahun ajaran baru sudah bisa menerima siswa. Bangunan sekolah sendiri di atas lahan 5.000 meter persegi berlantai empat. “Kita berharap sekolah ini bisa mencetak entrepreneur muda yang akan membangun ekonomi Indonesia,” harapnya.

Terkait pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19, dia mengaku tidak khawatir. Sebab, sekolah yang maju tidak bergantung pada dinding ruang kelas. Dengan kondisi ini, dia meyakini pendidikan Indonesia akan semakin maju karena memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran.

“Dengan kondisi seperti ini, kita berharap maindset akan semakin terbuka, sebenarnya belajar itu tidak harus dibatasi dengan dinding ruang kelas. Namun pemanfaatan teknologi, proses pembelajaran akan semakin baik,” ucapnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here