Home Palembang Soal Revitalisasi BKB, SMB IV Segera Surati Kemenhan RI

Soal Revitalisasi BKB, SMB IV Segera Surati Kemenhan RI

0
Koordinator Tim Tim Balitbang Kemenhan RI saat memberikan cinderamata berupa plakat Kemenhan RI kepada SMB IV, saat berpamitan ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam Kamis, (24/9).

PALEMBANG.PE- Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn bakal berkirim surat kepada Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI, supaya Benteng Kuto Besak (BKB) bisa direvitalisasi. Selanjutnya BKB dipersilahkan dikelola oleh TNI, sehingga bisa dinikmati sebagai cagar budaya bagi masyarakat Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Demikian ditegaskan SMB V saat menerima Tim Badan Pengembangan (Balitbang) Kemenhan RI ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam untuk berpamitan karena kembali ke Jakarta, Kamis (24/9).

Dalam kunjungan pamitan itu, hadir Gerald Theodorus L.Toruan, S.H.,M.H selaku Peneliti Ahli Muda Balitbang Kemenhan RI dan Jeanne Francoise, Penulis Disertasi ‘Defense Heritage’ dan Founder Defense Heritage Intellectual Community).

Sehari sebelumnya, baik Gerald dan Jeanne juga berkunjung ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam untuk mempelajari sejarah dan peninggalan dari Kesultanan Palembang Darussalam dengan langsung bertemu Sultan Palembang Darussalam.

Hadir mendampingi SMB IV saat Tim Balitbang Kemenhan RI pamitan yang akan bertolak ke Jakarta, yakni R.M.Rasyid Tohir,S.H, Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir, Pangeran Suryo Febri Irwansyah. Dalam kunjungan itu, Tim Balitbang Kemenhan RI selain pamitan karena akan kembali ke Jakarta, Jumat (25/9), juga kembali menegaskan komitmen siap bekerjasama dengan SMB IV guna mendorong revitalisasi Benteng Kuto Besak .

Dalam kesempatan tersebut SMB IV menerima plakat Kementrian Pertahanan RI, yang diserahkan langsung Gerald Theodorus L.Toruan. Sedangkan SMB IV menyerahkan sebagai kenang-kenangan buku terjemahan dari tulisan Woelders, M. O. (1975). Het Sultanaat Palembang 1811-1825, serta juga Kopi Pagaralam dan Gulo Puan, makanan khas Sumsel.

SMB IV juga memastikan pihaknya akan membuat surat kepada Kemenhan RI supaya Benteng Kuto Besak bisa direvitalisasi dan pemanfaatannya oleh TNI, sehingga bisa dinikmati sebagai cagar budaya bagi masyarakat Palembang, Sumatera Selatan.

“Biar TNI yang mengelola Benteng Kuto Besak, dan mungkin kita bisa berkerjasama dalam pemanfaatan ruang yang baik sehingga bisa menjadi aset cagar budaya dan juga destinasi wisata di Sumsel. Nanti bisa diperlihatkan bahwa kita punya defence heritage yang baik, dimana Benteng Kuto Besak adalah satu-satunya benteng di Nusantara yang dibuat oleh pribumi. Dengan tingginya 10 meter dan lebar dua meter, benteng itu sangat kuat dan kokoh,” katanya.

Sedangkan Gerald Theodorus L.Toruan berharap semoga apa yang telah mereka sampaikan kepada Pemerintah Kota melalui dinas terkait bisa diikuti dan bisa membuahkan hasi untuk kemajuan Kota Palembang itu sendiri. “ Supaya apa yang selama ini dicita-citakan bisa terwujud,” katanya. DUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here