Home Palembang Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Penumpang Kapal Kandas di Ambang Luar

Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Penumpang Kapal Kandas di Ambang Luar

0
Kegiatan latihan SAR daerah yang digelar Basarnas Sumsel, dengan skenario menyelamatkan kapal pengungsi WNA yang kandas di perairan ambang luar Sungai Musi. Tampak saat petugas membuat titik lokasi keberadaan kapal yang kandas.

PALEMBANG, PE – Basarnas Sumsel melalui Com Centernya, Jumat (25/9) sekitar pukul 10.10 WIB menerima informasi telah terjadi kecelakaan pelayaran kapal pengungsi WNA. Kapal tersebut kandas di perairan ambang luar Sungai Musi, Sumsel.

Kapal yang memuat 20 orang WNA ini, pada pukul 10.00 WIB dikabarkan kandas di perairan ambang luar Sungai Musi oleh seorang nelayan.

Berbekal informasi tersebut, Tim Rescue Basarnas Sumsel dan ABK KN SAR Setyaki 202 bersama pihak Lanal Palembang, Ditpolair Polda Sumsel, Korem Gapo 044 Palembang, Polresta Palembang, Imigrasi, Ksop,Disnav, SROP, KKP, BMKG, Dishub, BPBD, DKP, Dinkes, Dinsos, PMI, Orari, dan Rapi serta potensi SAR lainnya Segera melakukan Proses pencarian dan Pertolongan (Operasi SAR) menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) dan KN SAR Setyaki 202, menuju lokasi kecelakaan kapal tersebut.

Posko SAR di dermaga Pelabuhan Tanjung Api-Api pun segera dibuat, dan Kepala Kantor Basarnas Palembang, Hery Marantika SH M Si selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengambil Komando untuk mengerahkan Pergerakan Personel dan Alut yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR tersebut.

“Kecelakaan kapal ini merupakan rangkaian dari kegiatan latihan SAR daerah yang kita selenggarakan, ini adalah skenario uji pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) sebagai kelanjutan dari kegiatan materi yang telah disampaikan dua hari ini,” ujarnya.

Pelaksanaan uji operasi SAR ini, menurut dia, bertujuan untuk menguji Respons time, kesiapan, kemampuan personel serta alut dan meningkatkan koordinasi antara Basarnas Sumsel dengan potensi SAR saat operasi SAR terjadi. “Salah satu kriteria keberhasilan pelaksanaan operasi SAR kita selain kesiapan personel dan alut, adalah kerjasama yang baik dengan potensi SAR yang berada di lapangan saat pelaksanaan operasi SAR itu sendiri,” katanya.

Maka dari itu sebagai insan SAR yang baik, sudah seharusnya terus giat berlatih dan tentunya juga harus terus menjaga kekompakan dengan potensi SAR yang ada. “Kita harapkan dari kegiatan latihan SAR daerah akan banyak peserta yang mendapatkan pelajaran, hingga bisa diterapkan ke lapangan, ” tukasnya. KUR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here