Home Headline News 27 Tahun Honor Juru Pelihara Situs Tidak Dibayar, Duh!

27 Tahun Honor Juru Pelihara Situs Tidak Dibayar, Duh!

0
Idris Ibrahim (60), juru pelihara Situs Batu Lesung di Desa Subik, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

PALEMBANG, PE – Sungguh miris nasib yang dialami Idris Ibrahim (60), juru pelihara Situs Batu Lesung di Desa Subik, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Bagaimana tidak, sejak 1993, ia tidak mendapatkan honor dari pemerintah, dalam hal ini Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi.

“Saya sudah tidak terima sejak 1993 sampai sekarang Oktober 2020. Saya bertanya kepada pihak terkait, apa penyebabnya?” katanya.

Keluh kesah ini ia sampaikan kepada Kepala Museum Negeri Sumatera Selatan Chandra Amprayadi, yang berkunjung ke Candi Batu Lesung, Selasa (13/10).

Dikatakan, SK terakhir pengangkatan dirinya sebagai juru pelihara situs pada 2002. Namun tak kunjung jua mendapat honor dari pemerintah hingga saat ini.

Idris kemudian menceritakan asal usul situs Batu Lesung. Menurutnya, situs ini sering dikunjungi wisatawan lokal maupun  mancanegara. “Sepengetahuan saya, candi ini masih aktif sampai sekarang,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan dia, keluarganya turun temurun menjadi juru pelihara Candi Batu Lesung. Bahkan sampai tiga generasi dari kakek, ayahnya, baru kemudian dirinya.

Dikatakan pula, tim peneliti Balai Arkeologi Sumatera Selatan di bawah pimpinan Sondang Martini Siregar, pernah melakukan penelitian di Candi Lesung pada 2008 silam.

“Mereka melakukan penggalian. Yang ditemukan batu benawa dan piring. Ini merupakan keramik peninggalan dari Cina. Benda-benda yang ditemukan itu lantas mereka bawa ke Jambi,” ucapnya.

Kendati honornya tidak juga dibayarkan pemerintah, pria yang sudah berusia sepuh ini, tetap menjalankan tugasnya memelihara situs cagar budaya tersebut. Namun demikian, ia juga memikirkan usianya yang sudah senja. Ia berkeyakinan, putranya bersedia menggantikan dirinya menjadi juru pelihara Candi Batu Lesung.

“Karena usia sudah sepuh, saya percayakan tugas ini kepada anak saya, Reza Prandika. Dia lulusan S1 Fakultas Ekonomi UIN Raden Fatah Palembang,” tukasnya.

Ia mengaku sudah membicarakan hal ini secara empat mata dengan putranya. Dan sang putra bersedia menggantikan dirinya.

Sementara Chandra setelah mendengar keluh kesah Idris, akan menyampaikannya kepada BP3 Jambi untuk secepatnya ditindaklanjuti.

“Kita akan sampaikan ke teman-teman di BP3 Jambi untuk memperhatikan nasib Pak Idris,” ucapnya.

Menurut Chandra, mestinya Idris bernasib seperti juru pelihara lain. Mendapat honor bahkan diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara. CIT

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here