Home Polda Sumsel 79 Peserta Lulus Penerimaan Perwira PAG 2020

79 Peserta Lulus Penerimaan Perwira PAG 2020

0
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM didampingi Wakapolda Sumsel, Brigjend Pol Rudi Setiawan Sik SH MH saat upacara PAG 2020 di Stadion Wira Bhakti Komplek Pakri Palembang, Kamis (22/10).

PALEMBANG.PE- Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM didampingi Wakapolda Sumsel, Brigjend Pol Rudi Setiawan Sik SH MH mengatakan, dari 80 orang yang mengikuti pendidikan PAG, sebanyak 79 orang dinyatakan lulus. Sementara satu peserta bernama Aiptu Indra, telah mendahului.

“Bersama mari kita doakan semoa Almarhum dapat diterima disisinya,” imbuhnya disela-sela upacara PAG 2020 di Stadion Wira Bhakti Komplek Pakri Palembang, Kamis (22/10).

Ia mengucapkan selamat dan kebahagian atas telah selesainya pendidikan dari Bintara menjadi Perwira, yang telah dilaksanakan selama satu bulan. “Kita ketahui bahwa pendidikan PAG merupakan bentuk inisiasi dari pimpinan Polri, dalam rangka memenuhi kebutuhan para perwira yang masih dirasakan kurang, terutama pada level-level first line supervisor,” katanya.

Untuk pendidikan yang satu bulan ini sangatlah relatif, belum mampu secara utuh mendapatkan gambaran bagaimana pelaksanaan tugas dilapangan. “Akan tetapi saya sangat yakin rekan-rekan disini sudah berdinas lebih dari 20 tahun. Sehingga menurut saya pengalaman pada saat menjadi Bintara, adalah modal yang cukup untuk mengemban tugas dan kewajiban sebagai perwira,” tambahnya.

Irjen Pol Eko menjelaskan, bahwa perwira adalah impian dari rekan-rekan yang tamtama maupun yang bintara dan sekarang sudah terwujud. Untuk itu perubahan pangkat dari bintara ke perwira bukan hanya sekedar berubah bentuk dan warna pangkat, tetapi yang paling berat adalah bagaimana tugas dan tanggung jawabnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, kepada para perwira-perwira yang baru, masyarakat tidak akan menilai dan tidak pernah tanya bahwa lulusan Akpol, SIP atau PAG, tetapi masyarakat akan menilai dari perilaku dan perbuatan sehari-hari. Baik perilaku kedinasan maupun dalam perilaku bergaul dalam masyarakat.

“Saya berpesan tolong ubahlah mindset dan culture set rekan-rekan. Pangkat boleh tinggi, pangkat boleh rendah, tetapi mindset jangan sampai hilang pada diri rekan-rekan,” ungkapnya.

Mindset sebagai pengabdi dan pelayan masyarakat, menurut Kapolda, itulah yang terpenting. “Soal ilmu pengetahuan kompetensi mungkin masih kurang, tetapi kalau integritas kita kemudian yang berkaitan perilaku yang tidak benar, itu akan nampak sekali di masyarakat,’’ tukasnya. KUR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here