Home Sumsel Banyuasin Buruh Banyuasin Tolak UU Cipta Kerja

Buruh Banyuasin Tolak UU Cipta Kerja

0
Mahasiswi pendemo dan aparat polwan serta Pol PP saling berhadap-hadapan di Gedung DPRD Banyuasin, Jumat (16/10).

BANYUASIN, PE – Ratusan buruh dari berbagai perusahaan di Kabupaten Banyuasin menolak Undang-undang Cipta Kerja, yang disahkan pada 5 Oktober 2020 oleh DPR RI.

Dengan pengesahan itu, KSBSI dan FSB NEUKEUBA mengelar aksi digedung DPRD Banyuasin, Jumat (16/10). Mereka menyatakan sikap menolak RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang dan mendesak Presiden menerbitkan Perppu pembatalan UU Cipta Kerja. Selanjutnya, mereka juga akan melakukan judicial review UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi.

Aksi para buruh ini diterima oleh Wakil Ketua DPRD Banyuasin Sukardi, Asisten I Pemkab Banyuasin, dan Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianiar, SIk.

Wakil Ketua DPRD Banyuasin Sukardi mengatakan, dirinya menerima dan memperjuangkan aspirasi buruh di Banyuasin. “Saya berdiri karena kecintaan merah putih,” katanya seraya siap meneruskan aspirasi tersebut maupun pemerinrah pusat dan DPR RI.

“Selaku wakil rakyat, kami siap memberikan dukungan apa yang menjadi permasalahan buruh sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Mewakili Bupati Banyuasin, Asisten I Kosarudin mengatakan, dirinya berterima kasih, keinginan buruh disampaikan dengan kondusif. Hanya saja, dirinya meminta massa jangan berhimpit-impitan, untuk menghidari penyakit Covid-19.

“Insya Allah, aspirasi ini kami terima dan diteruskan ke pihak yang berwenang ke provinsi dan Pemerintah Pusat,” ucapnya.

Ia meminta masyarakat jangan mudah terpancing dan tersulut emosi. Sebaiknya pelajari dulu UU tersebut.

“Pemerintah tidak akan menyesengara rakyatnya. Bupati sudah berbuat untuk masyarakat membangun jalan dan meningkat ekonomi masyarakat,” tuturnya. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here