Home Headline News Hebat, SMAN 6 Palembang Juara 2 Olimpiade APBN!

Hebat, SMAN 6 Palembang Juara 2 Olimpiade APBN!

0
Achmad Rifky Ansyori, Gallang Abdi Persada, dan Malika Maharani Putri dari SMA Negeri 6 Palembang foto bersama seusai mengikuti final Olimpiade APBN 2020 secara virtual, Selasa (27/10).

PALEMBANG, PE – SMA Negeri 6 Palembang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjadi juara kedua dalam Olimpiade APBN 2020, Selasa (27/10). Achmad Rifky Ansyori, Gallang Abdi Persada, dan Malika Maharani Putri sukses menyisihkan 3.323 peserta se-Indonesia sejak tahapan kejuaraan dimulai dari Juli sampai Oktober.

Dalam babak final yang berlangsung virtual dan disiarkan secara live streaming di channel Youtube Kemenkeu RI, SMA Negeri 6 Palembang bersaing dengan SMA Negeri 1 Sleman, SMKN 1 Banjarmasin, dan SMKN 1 Manokwari.

Wakil regional 1 Sumatera ini, meraih total 225 poin setelah melalui tiga sesi. Kalah tipis dari SMA Negeri 1 Sleman, yang menjadi juara pertama dengan total nilai 240. Sementara SMKN 1 Banjarmasin dan SMKN 1 Manokwari harus puas sebagai juara ketiga dan keempat dengan nilai sama, 200. Pengumuman pemenang disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, yang juga turut memberikan pertanyaan kepada peserta.

Juara pertama berhak mendapat sertifikat, piala, dan uang pembinaan sebesar Rp30 juta, juara dua Rp24 juta, dan juara tiga Rp20 juta.

“Sangat deg-degan saat final tadi. Apalagi langsung ditanya oleh Bu Menteri. Pertanyaan yang diberikan beliau di luar ekspektasi,” kata Achmad Rifky Ansyori dihubungi, Selasa (27/10).

Dalam babak final itu, Sri Mulyani meminta Rifky cs menyebutkan tiga fungsi dari APBN dan contoh kongkrit dalam pelaksanaannya.  Dan dijawab dengan penuh percaya diri oleh juru bicara tim. Bahwa tiga fungsi APBN dalam mengelola ekonomi negara yakni alokasi, distribusi, dan stabilisasi.

Dikatakan Rifki, materi yang dipersiapkan untuk menghadapi Olimpiade APBN 2020 bukan hanya ekonomi, tapi juga akuntansi, dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).

“Materi diberikan oleh guru PKN dengan bantuan guru Ekonomi. Modulnya dipelajari secara mandiri di rumah. Lalu didiskusikan dengan guru. Kita juga belajar dengan para alumni, yang pernah ikut serta ajang ini,” tuturnya.

Sementara Kepala SMA Negeri 6 Palembang Fir Azwar S.Pd MM didampingi Elvi Martalinda M.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, mengapresiasi keberhasilan anak didiknya di ajang tingkat nasional ini.

“Saya gembira atas capaian ini. Kita hanya kalah 15 poin dari Sleman. Pastinya kita akan berikan reward buat anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, SMA Negeri 6 Palembang tiap tahun mengirimkan siswanya untuk mengikuti ajang seperti ini. Sehingga ada pengkaderan.

“Anak-anak dilatih oleh guru pembimbing, Ibu Dahlia, S.Pd.,M.Si.PKN. Kita cari bahan di laman Kemenkeu. Mereka belajar dari situ,” tukasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, di level regional 1 Sumatera babak semifinal lalu, anak didiknya berhasil mengalahkan perwakilan dari Batam dan Pekanbaru, sehingga maju ke partai pamungkas mewakili regional 1.

“Seleksi di babak semifinal itu berupa penulisan essai. Kita mengangkat subsidi tentang kuota internet. Sedangkan seleksi di tingkat kota dan provinsi, bentuknya berupa pemberian soal secara online. Jumlahnya seratus untuk kota dan 75 di tingkat provinsi, plus penulisan essai,” tukasnya seraya menambahkan, anak didiknya mengikuti babak final tersebut di Kantor Wilayah Ditjen  Perbendaharaan Provinsi Sumsel.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar Olimpiade APBN 2020 yang merupakan rangkaian Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-74. Gelaran kali ini cukup sukses karena pesertanya membludak.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cukup bangga dengan pelaksanaan kegiatan Olimpiade APBN 2020 tingkat SMA sederajat se-Indonesia ini. Meski pelaksanaannya dilakukan virtual, namun antusias pendaftar Olimpiade APBN 2020 ini cukup antusias dan meningkat tajam.

Tercatat, kenaikan peserta hampir mencapai 123 persen jika dibandingkan pelaksanaan pada tahun sebelumnya.

“Dalam suasana yang masih Covid-19, peserta yang terdaftar sebanyak 1.446. Tahun ini dalam kondisi Covid-19, yang ikut olimpiade APBN 2020 tingkat SMA dan Madrasah Aliyah mencapai 3.324 atau naiknya 123 persen,” katanya.

“Luar biasa antusiasme dari anak-anak SMA dan Madrasah Aliyah untuk ikut di dalam Olimpiade APBN 2020,” lanjut Sri Mulyani.

Kondisi tersebut, menggambarkan bahwa anak-anak meskipun dalam suasana Covid-19 masih memiliki daya juang dan keinginan untuk terus berkompetisi secara baik. Hal ini, juga sesuai dengan tagline diberikan Kementerian Keuangan pada tahun ini, yakni bangkit, bersatu, dan juara.

“Ini menggambarkan generasi muda Indonesia, yang memberikan harapan luar biasa. Proses dari seleksi ini dilakukan secara daring untuk seluruh Indonesia, untuk para finalis Olimpiade APBN 2020,” jelas Sri Mulyani.

Bendahara Negara itu berharap, setelah mengikuti Olimpiade APBN 2020, para anak-anak tersebut dapat pengetahuan lebih jauh mengenai APBN. Sebab, jika mereka paham betul dan mengetahui APBN, maka secara otomatis mereka akan peduli dan ikut terus menjaga, di dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Saya berharap ini tidak hanya para finalis tahu bagaimana kita mengumpulkan uang dari pajak dan retribusi dari berbagai macam penerima negara bukan pajak dan bea dan cukai. Semuanya itu berkontribusi untuk bisa mendanai belanja negara baik itu belanja yang langsung dinikmati masyarakat maupun belanja yang merupakan transfer ke daerah,” tandas dia. CIT

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here