Home Kriminal Kepolisian Diminta Segera limpahkan Kasus Joslianto

Kepolisian Diminta Segera limpahkan Kasus Joslianto

0
Surat Bukti Penerimaan Laporan atasnama Joslianto ke Polsek Rawas Ilir

MURATARA,PE- Belum adanya pelimpahan kasus oleh Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rawas Ilir terhadap peristiwa penganiyaan yang dialami dan dilaporkan Joslianto (55), Tim Kuasa hukum pelapor mendesak aparat penegak hukum segera lakukan pelipahan bekas kasus kliennya ke kejaksaan, Kamis (15/10/20).

Diketahui laporan kasus diduga penganiayaan terhadap pelapor yang merupakan warga Desa Bering Makmur II Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) itu, terjadi pada Rabu (16/9/20) dilokasi pengeboran minyak Rawas Ilir yang dipicu karena salah paham saat pelapor hendak menjual minyak mentah terhadap terlapor.

Diungkapkan Yetra, salah satu Tim Kuasa Hukum Joslianto kepada Palembang Ekspres, menurut perhitungan pihaknya sudah genap satu bulan laporan kliennya di Polsek Rawas Ilir dan seharusnya sudah mendapat arahan bahwa berkas itu akan dilimpahkan ke Kejaksaan, karena mengingat waktunya sudah hampir habis.

“Karena waktunya bisa dikatakan sudah satu bulan, kami dari kuasa hukum berharap kiranya marwah keadilan hukum itu dapat ditegakkan. Kalau memang tidak bersalah kita akan hargai karena memang ada azas praduga tidak bersalah, tetapi harapan kami sebagai masyarakat dan tim kuasa hukum kiranya hukum itu dapat tegak setegaknya,” ungkapnya.

Nantinya siapa pun yang bersalah, termasuk jika kliennya yang bersalah, dipersilahkan melakukan proses sesuai hukum yang berlaku, karena semuanya benar atau salah akan dibuktikan di pengadilan dan pihaknya membutuhkan kepastian hukum itu.

Sementara Joslianto selaku pelapor mengungkapkan, pada hari kejadian itu dia sudah melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum. Namun saat dia selalu menanyakan hal itu, aparat penegak hukum sendiri selalu menjawab tunggu hingga sampai satu bulan laporan itu belum ada kejelasan.

“Harapan aku sebagai korban ini meminta agar polisi itu bisa berlaku adil, aku ini mengalami perlakuan itu sampai hidung aku ini berdarah-darah. Jangan mentang-mentang ada keluarga polisi disana, proses hukum ini seperti tidak ada perkembangan,” keluhnya.

Dikonfirmasih terpisah, Kapolsek Rawas Ilir, IPTU A Karim melalui Kanit Reskrim IPDA Andi menjelaskan, dalam kasus itu kedua belah pihak sama-sama melapor. Karena perkaranya split, maka berkas perkara baru pihaknya siapkan. Barangkali secepatnya, kata dia, berhubung sekarang penyidiknya sendiri masih ada tugas lain.

“Itu sebabnya kemarin saya sudah perintahkan untuk laporan Jos itu untuk segera diperiksa sesuai laporanya, secepanya akan kita gelar perkara biar kita naikan semua ke kejaksaan. Apakah perkaranya masuk pidana atau tipiring, itu kejaksaananya yang menilainya. Jangan nanti bola panasnya disini, dan dua-duanya perkara itu akan naik,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah menyatakan kalau kasus tersebut masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan, lebih baik begitu, “Namun karena keduanya sama-sama keras silahkan, dan siapa yang benar atau salah nanti akan dibuktikan di Kejaksaan,” sampainya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here