Home Parlemen & Politik KPU Muratara Gelar Rakor, Ini Tata Tertib Debat Kandidat Pertama Pilkada Muratara

KPU Muratara Gelar Rakor, Ini Tata Tertib Debat Kandidat Pertama Pilkada Muratara

0
Rakor persetujuan spesimen desain surat suara, alat peraga kampanye, dan persiapan debat publik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muratara tahun 2020, yang digelar KPU Muratara.

MURATARA,PE- Guna mempersiapkan pelaksanaan debat kandidat tahap pertama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Rawas Utara (Muratara), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muratara menggelar rapat koordinasi (rakor) persetujuan spesimen desain surat suara, alat peraga kampanye, dan persiapan debat publik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muratara tahun 2020.

Bertempat di Kantor KPU Muratara, kegiatan rakor yang dihari anggota Komisoner Bawaslu dan LO perwakilan dari tiga kandidat tersebut, berlangsung pada Selasa (20/10), dan kegiatan debat publik Paslon akan berlangsung pada tanggal 26 Oktober 2020 mendatang.

Ketua KPU Muratara, Agus Marianto kepada awak media mengatakan, hari ini (21/10)) pihaknya telah melakukan Rakor persiapan debat kandidat pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muratara, bersama Komisioner Bawaslu dan LO dari setiap perwakilan paslon.

Dalam rakor tersebut, pihaknya menjelaskan terkait spesimen desain surat suara, alat peraga kampanye, bahan kampanye dan persiapan debat publik pertama, dengan mengacu pada PKPU Nomor 13 dan juknis 4,6 dan 5 dengan tekline tiga kategori yakni memajukan, mencerdaskan dan menginspirasi.

Dijelaskannya, terkait jadwal debat pertama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Muratara, kan dilaksanakan pada 26 Oktober 2020 dan di Studio TVRI Sumsel.

“Nantinya pada saat debat nanti setiap kandidat harus diharapkan lebih menjelaskan visi misi serta program mereka, dimana hal itu tentunya menjadi bahan pertimbangan masyarakat Kabupaten Muratara untuk memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang,” ungkapnya. SON

Berikut Tata Tertib Pelaksanaan Debat Publik Pertama antar Paslon Bupati dan Wakil Bupati Muratara 2020:

Bagi Paslon:

1. Pasangan Calon saling bersalaman sesuai protokoler kesehatan cowd-19. baik sebelum maupun sesudah acara debat selesai dan wajib menggunakan alat pelindung sesuai saran dari gugus tugas covid-19.

2. Jawaban Paslon tidak melebihi waktu yang ditentukan (ditandai dengan bunyi bel)

3. Jawaban pertanyaan dari moderator dijawab oleh pasangan calon sesuai waktu yang ditentukan dan dapat saling melengkapi.

4. Pasangan calon tidak diperkenankan membawa catatan, membawa alat bantu dan dokumen apapun

5. Visi dan Misi serta alat tulis disiapkan oleh KPU Kabupaten Musi Rawas Utara sesuai dengan visi dan misi yang diserahkan kepada KPU Kabupaten Musi Rawas Utara pada masa pendaftaran pasangan calon.

6. Perhitungan waktu akan dimulai dan kata pertama pasangan calon Jawaban harus sesuai tema, fokus dan tidak melebar.

7. Dilarang menyerang persoalan pribadi dan persoalan diluar tema yang ditetapkan.

8. Tidak dibolehkan memotong pada saat Pasangan Calon lain sedang menjawab atau mengajukan pertanyaan.

9. Pertanyaan antar kandidat seputar program. visi dan misi.

10. Pasangan Calon wajib mengikuti panduan dari Moderator selama debat publik berlangsung dan selalu mematuhi protokoler kesehatan.

11. Pasangan Calon wajib bersikap sopan dan saling menghargai sesama Pasangan Calon

Bagi Pendukung Paslon:

1. Masing-masing Paslon yang mendampingi sebanyak 4 (empat ) orang

2. Wajib menggunakan tanda khusus (ID Card) yang telah disediakan dan Alat Pelindung Dil sesuai protokoler kesehatan yang disarankan gugus tugas covid-19.

3. ID Card wajib digunakan untuk satu pendukung calon dan tidak bisa dialihkan/dipindah tangankan untuk kepentingan pendukung Pasangan Calon lainnya.

4. Pendukung Pasangan Calon wajib hadir paling lambat 10 (sepuluh) menit sebelum acara dimulai dan tidak diperkenankan lagi masuk gedung setelah acara dimulai.

5. Yang masuk maupun di luar gedung wajib bersikap tertib, sopan, dan menghargai sesama pendukung Paslon.

6. Tidak diperkenankan meneriakkan yel-yel.

7. Diizinkan menggunakan baju/kaos dan topi beratribut Paslon. tidak diizinkan membawa alat Peraga Kampanye (APK) maupun bahan kampanye.

8. Dilarang membawa senjata tajam dan minuman keras serta barang lain yang dilarang oteh Kepolisian.

9. Tidak diizinkan membawa alat musik dan alat komunikasi atau handphone yang dapat membuat suasana menjadi gaduh dan tidak merokok didalam ruangan.

10. Tidak diperkenankan bicara. bertanya dan membuat gaduh yang dapat mengganggu kelancaran acara

11. Tepuk tangan hanya dilakukan diawal dan menjelang akhir sesi. kecuali diminta moderator.

12. Sanksi bagi yang melakukan pelanggaran akan dikeluarkan dari lokasi debat.

13. Menjaga kebersihan didalam dan diluar lokasi berlangsungnya debat dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here