Home Kriminal asusila Oknum Guru Ngaji Pelaku dan Korban Penc*bulan Buat Perjanjian

Oknum Guru Ngaji Pelaku dan Korban Penc*bulan Buat Perjanjian

0
Tersangka Wahyu saat diamankan di SPKT Polrestabes Palembang, beberapa waktu lalu

PALEMBANG, PE – Kasus tindak pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru ngaji bernama Wahyu (28), terhadap anak didinya ZT (14), sepertinya berakhir dengan perdamaian. Sehingga, pihak Kepolisian tidak dapat memproses kasus tersebut ke muka hukum.

Demikian ditegaskan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Selasa (20/10). Menurut Supriadi, pihaknya memastikan tidak ada laporan terkait kasus dugaan pencabulan yang dilakukan Wahyu terhadap ZT.

“Kita tidak bisa memprosesnya secara hukum, karena tidak ada laporan dari pihak keluarga. Lantaran terjadinya perjanjian tapi bukan perdamaian,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Selasa (20/10).

Kombes Pol Supriadi menuturkan, bahwa kejadian ini terjadi di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Sako. Tapi dikarenakan tidak ada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), maka dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.

“Di Polrestabes sendiri pihak korban tidak jadi melaporkan pelaku, dikarenakan hanya membuat surat perjanjian, namun bukan surat damai,” katanya.

Sehingga, lanjut Kabid Humas, pelaku pun bebas, sehingga tidak dapat diproses hukum sebab tidak ada laporan dan juga kedua belah pihak sudah membuat perjanjian.

Dalam keterangannya, dia juga menegaskan jika kasus pencabulan terhadapa anak merupakan delik aduan. Sehingga apabila tidak ada laporan, sulit untuk kasus dilanjutkan. KUR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here