Home Headline News ‘Planet Venus’ Tentukan Tiga Finalis Sang Juara Payo ke Museum

‘Planet Venus’ Tentukan Tiga Finalis Sang Juara Payo ke Museum

0
Para peserta Lomba Sang Juara ‘Payo ke Museum tampak atusias menjawab pertanyaan yang diajukan pemandu acara.

PALEMBANG, PE – Dengan wajah bersemangat, puluhan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI 2 Palembang menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh pemandu acara Gandi dan Bethanica dalam Lomba Sang Juara ‘Payo ke Museum’, yang memasuki hari ke delapan di Museum Negeri Sumater Selatan (Sumsel), Selasa (27/10).

Babak penyisihan lomba di sesi terakhir hari ini sendiri hampir sama seperti hari-hari sebelumnya. Berjalan alot. Untuk memperebutkan tiga tiket menuju grand final, satu per satu siswa tereliminasi.

Hingga pada pertanyaan BENAR atau SALAH planet terhadap matahari yang memiliki jarak 150 juta kilometer adalah Venus, menjadi penentu siapa yang berhak meraih predikat juara satu, dua dan tiga, perwakilan dari SMA PGRI 2 Palembang. Alhasil, terpilihlah Dliya Berlin sebagai juara satu, Annisa Andriani dan Moza Loren masing-masing sebagai juara dua dan juara tiga.

Dliya mengaku gembira berhasil lolos ke grandfinal sebagai juara pertama. “Saya tidak menyangka bisa lolos dan mewakili sekolah ke grandfinal Lomba Sang Juara ‘Payo ke Museum’,” ujarnya sumringah.

Dia mengaku telah mempersiapkan diri dengan matang dengan dibimbing oleh guru pendamping, yang disiapkan dalam perlombaan yang digelar. “Sebelum lomba kami dipersiapkan dengan berbagai materi, baik itu melalui daring maupun tatap muka secara langsung,” imbuh Dliya.

Dalam menghadapi grandfinal mendatang, dia akan terus mengasah keterampilannya dengan dibimbing para guru pendamping. “Saya akan mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin untuk bisa mengharumkan nama sekolah saya dengan menjadi juara dalam perlombaan ini,” tukasnya.

Sementara itu, Sutan Sahril SPd MM, Guru Pendamping SMA PGRI 2 Palembang mengatakan bahwa ini merupakan tahun pertama untuk SMA PGRI 2 Palembang ikut dalam Lomba Sang Juara ‘Payo ke Museum’.

“Ini merupakan tahun pertama kami ikut perlombaan Sang Juara, di mana informasi tentang perlombaan ini didapat dari Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Provinsi Sumsel,” aku dia.

Disinggung persiapan untuk grandfinal, dia mengatakan, siswa akan lebih meningkatkan belajar sejarah dan permuseuman lewat daring via aplikasi WhatsApp.

“Kita belajar lewat grup WhatsApp. Mereka juga belajar mandiri, hingga jika perlu kita melakukan tatap muka secara langsung,” tambahnya.

SMA PGRI 2 Palembang tampil di sesi ke tiga pada penyisihan hari ini. Dua sesi sebelumnya bertanding SMA Negeri 18, dan menyusul SMA Negeri 19 Palembang.

Lomba Sang Juara ‘Payo ke Museum’ terselenggara berkat kerja sama Harian Umum Palembang Ekspres dan Palpres.com dengan Museum Negeri Sumsel dan AGSI Provinsi Sumsel. Babak penyisihan gelaran yang masuk sesi ketiga ini, berlangsung 19-31 Oktober 2020. Sementara grandfinal digelar pada 19 November mendatang.

Kegiatan diikuti 25 SMA di Kota Palembang. Panitia telah menyiapkan hadiah utama untuk juara umum, yakni trofi bergilir Gubernur Sumsel ditambah uang pembinaan Rp5 juta. Lalu juara satu Rp3,5 juta, juara 2 Rp3 juta, juara 3 Rp2,5 juta, juara harapan 1 Rp1,5 juta, juara harapan II Rp 1,25 juta, juara harapan III Rp1 juta, dan juara favorit Rp250 ribu. KUR/KURNIAWAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here