Home Kriminal Saksi Akui Markup Anggaran Proyek Pagar Makam Kota Pagaralam

Saksi Akui Markup Anggaran Proyek Pagar Makam Kota Pagaralam

0
Sidang kasus dugaan korupsi pembangunan pagar makam Kota Pagaralam, yang digelar di Pengadilan Tipikor Palembang.

PALEMBANG, PE – Kasus dugaan korupsi pembangunan pagar makam Kota Pagaralam yang menjerat dua terdakwa yakni mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pagaralam H. Sukman SE. MM selaku pengguna anggaran pada tahun 2017 lalu dan terdakwa Dolly Hyrven selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang, Rabu (21/10/2020).

Sidang yang diketuai majelis Hakim Adi Prasetyo SH MH, dengan agenda menghadirkan empat orang saksi, termasuk saksi bernama Muhammad Toad.

Dihadapan majelis hakim, saksi Toad yang juga merupakan terdakwa dalam kasus yang sama ini mengaku sebagai pelaksana lima paket proyek pekerjaan pembangunan sarana dan prasarana pemakaman pada Dinas Sosial Kota Pagar Alam Tahun Anggaran 2017.

Saat dicecar pertanyaan oleh majelis hakim terkait dengan pekerjaan fisik lima paket proyek pembangunan tersebut, saksi Toad terkesan berbelit dipersidangan.

Namun akhirnya saksi Toad mengakui bahwa dalam hal pengerjaan pembangunan fisik proyek itu banyak yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), salah satunya markup harga serta tidak sesuai volume.

“Ya Pak Hakim, dalam pengerjaan proyek itu tidak sesuai dengan RAB nya sudah dikurangi volume dan kuantitas proyek. Contohnya pengadaan pipa yang kualitasnya dan harganya jauh dibawah standarnya pak,” terang Toad kepada majelis hakim.

Toad juga mengakui terhadap lima CV yang diajukannya dalam pengerjaan proyek itu, telah memalsukan tanda tangan perjanjian kontrak atas nama direktur masing-masing CV.

Mendengar pengakuan Toad, sontak saja Hakim Adi Prasetyo sedikit geram dikarenakan saksi terkesan berbohong dan menutupi fakta-fakta yang banyak tidak sesuai dengan BAP terdakwa.

“Saudara saksi sudah dibawah sumpah ya, jika kami dapati saudara berbohong akan tatu sendiri resikonya,” tukasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here