Home Sumsel Indralaya Turun Dapil, Senator Amaliah Sobli Serap Aspirasi di Ponpes Tertua

Turun Dapil, Senator Amaliah Sobli Serap Aspirasi di Ponpes Tertua

0
Amaliah Sobli S.KG, MBA, Anggota DPD RI Dapil Sumsel saat menyerap aspirasi di Pondok Pesantren, Nurul Islam, Desa Seri Bandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir.

OGAN ILIR.PE – Amaliah Sobli S.KG, MBA, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali serap aspirasi masyarakat. Kali ini Lia, sapaaan Amaliah Sobli S.KG, MBA, memilih turun dapil dengan menyambangi pondok pesantren tertua di Sumsel, tepatnya di Kabupaten Ogan Ilir. Yaitu bertempat di Pondok Pesantren, Nurul Islam, Desa Seri Bandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (12/10/2020).

“Memang ini pertemuan yang kedua kali dan unik menurut saya. Karena kami sebelumnya datang kemari waktu itu dalam silaturahmi dan berkunjung saat asrama santri terkena bencana kebakaran (Februari lalu), dan waktu itu saya bersama orangtua saya,” kata keponakan Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya ini.

Dalam reses tersebut Amaliah yang merupakan warga Ogan Ilir ini juga menapung aspirasi dari para santri, santriwati, tenaga pengajar dan juga pimpinan Ponpes Nurul Islam. “Kalau ada aspirasi, keluhan-keluhan atau apapun yang ingin disampaikan silahkan. Kalau bisa kita perjuangankan ke Pusat, Insya Allah akan kita perjuangkan,” sambung lulusan sarjana kedokter gigi ini.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Nurul Islam, K H Syazali Tida Anwar SH mengatakan, Ponpes Nurul Islam didirikan sejak 17 November 1932 atau dirikan kurang lebih 89 tahun lalu. “Ya, bisa jadi ini (Nurul Islam) Pondok Pesantren tertua di Sumsel,” kata dia. Lebih lanjut Syazali menambahkan, Ponpes tertua di Sumsel ini sudah memiliki alumni sebanyak 20.481 orang.

“Saat ini ada yang jadi Kakanwil Kemenang, ada yang jadi Kajari dan Alhamdulillah banyak juga yang kembali mengabdi ke Ponpes ini,” terang dia. Masih kata Syazali Ponpes Nurul Islam saat ini memiliki 502 anak didik, baik Aliah maupun Tsanawiah putra maupun putri. “Kalau untuk tenaga pengajar atau guru di Ponpes Nurul Islam berjumlah 84 orang putra dan putri,” tukas dia.

Syazali mengaku bersyukur dan berterima kasih Amaliah Sobli ditengah kesibukannya di Senayan, masih bisa menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi ke Ponpes Nurul Islam. Apalagi ini bukan kali pertama putri H Sobli tokoh masyarakat Ogan Ilir ini, bersilaturahmi ke Ponpes tersebut.

“Ya, kunjungan pertama waktu dapat musibah kebakaran, berkunjung memberikan kenangan dan bantuan. Alhamdulillah, 1 Juli kemarin atau lima bulan setelah kebakaran kami menduduki asrama baru hasil sumbangan dari para dermawan, sehingga dalam waktu dua bulan bisa bangun baru setelah kebakaran. Itu juga kami ucapkan terima kasih pada Ibu Amaliah,” sambung dia. RIL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here