Home Palembang Waspadai Penyebaran Covid-19 di Klaster Pilkada

Waspadai Penyebaran Covid-19 di Klaster Pilkada

0
Ketua DPW PKB Provinsi Sumsel Ramlan Holdan saat jadi salah satu pembicara dalam diskusi yang bertemakan efektivitas Pilkada ditengah pandemi yang berlangsung di Om Ndutt Rebon Kamis (15/10).

PALEMBANG, PE – Ketua DPW PKB Provinsi Sumsel Ramlan Holdan mengatakan dari prespektif pertama dari kesehatan, maka tahapan kampanye akan menjadi klaster baru penyebaran Covid 19 di Pilkada serentak tahun ini. Diperkirakan akan banyak yang terjangkit Corona, mulai dari tahapan pencoblosan hingga hari penghitungan.

“Maka dari itu akan banyak banyak yang memprediksi akan banyak yang terjangkit,” ujar Ramlan dalam diskusi yang bertemakan efektivitas Pilkada ditengah pandemi yang berlangsung di Om Ndutt Rebon Kamis (15/10).

Kemudian dilanjutkan Ramlan, yang kedua dari perspektif agama karena banyak organisasi keagamaan hingga Komnas HAM menyerukan Pilkada serentak diundur. Karena, pada Pilkada ini akan banyak masyarakat yang akan menjadi korban dari Virus Corona ini.

Dari perspektif dari demokras, lanjutnya,i roda pemerintahan tetap berjalan di daerah meski Pilkada ditunda. Untuk itu Presiden harus mengambil sikap terhadap Pilkada serentak, yang diprediksi akan menjadi klaster baru penyebaran Covid 19

“Jika akhir Oktober jumlah pasien meningkat, maka Presiden harus mengambil sikap untuk menunda Pilkada demi menyelamatkan umat manusia. Karena Pilkada ditunda roda pemerintahan, Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota akan tetap berjalan,” tutur Ramlan.

Sementara itu, Ketua KPU Sumsel Kelly Maryana mengatakan, bahwa tantangan terberat pilkada serentak tahun ini di masa pandemi partisipasi pemilih. Untuk itu KPU kabupaten akan bekerja dan seefektif mungkin, untuk mendongkrak partisipasi dengan gencar melakukan sosialisasi.

“KPU melakukan kegiatan baik secara langsung maupun melalui media masa, media online, agar partisipasi pemilih tinggi pada Pilkada serentak tahun ini,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan Kelly, karena dalam PKPU dibatasinya kegiatan kampanye dengan melibatkan banyak massa, maka para kandidat maupun tim pemenangan dapat memanfaatkan teknologi seperti Facebook, Instagram dan media sosial lainnya untuk melakukan sosialisasi.

“Sedangkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak akan dijadikan klaster baru penyebaran Covid 19 di Pilkada ini Insya Allah,” tandasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here