Home Sumsel Pagaralam Waspadai Penyebaran Covid-19 Saat Cuti Bersama

Waspadai Penyebaran Covid-19 Saat Cuti Bersama

0
Objek wisata Tugu Rimau di Gunung Dempo, salah objek wisata yang selalu ramai saat musim libur.

PAGARALAM, PE – Menghadapi libur panjang dan cuti bersama akhir pekan mendatang di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Pagaralam, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Hal ini mengingat pada setiap libur panjang akhir pekan, ribuan wisatawan datang ke Pagaralam untuk berwisata.

Samsul Bahri, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid 19 sekaligus Sekda Pagaralam, Sumatra Selatan, mengingatkan masyarakat yang hendak memanfaatkan libur panjang dengan aktivitas di luar rumah untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Ini dilakukan guna menekan laju angka penyebaran Virus Corona.

“Terkait antisipasi cuti bersama Oktober 2020, Kementerian meminta Pemerintah Daerah khususnya satuan tugas untuk tetap mengawasi lokasi dan aktivitas yang perlu diwaspadai terjadinya penyebaran Virus Corona, di antaranya tempat wisata, tempat ibadah atau kegiatan keagamaan, kunjungan keluarga atau kerabat, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, transportasi umum dan kerumunan karena bencana alam,” kata Samsul.

Samsul mengatakan, pesan tersebut meneruskan hasil rakor secara virtual bersama Menko Bidang Polhukam, Menko Bidang PMK, Mendagri, Menteri Agama, dan kepala BNPB, terkait antisipasi cuti bersama Oktober 2020 dalam upaya menekan penyebaran Covid 19 yang digelar Kamis (22/10/2020) lalu.

Samsul menambahkan, sesuai yang disampaikan dalam arahan Kepala BNPB bahwa Indonesia mampu menjaga perlambatan pertumbuhan ekonomi tidak sampai di bawah 10 persen, kemudian mampu menekan angka kematian dan menjaga stabilitas ekonomi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam Muhammad Brilian Aristopani mengatakan, saat ini pariwisata Pagaralam cenderung membaik. Wisatawan sudah mulai ramai datang ke Pagaralam, setelah sempat sepi saat awal pandemi Corona sejak awal tahun lalu. “Ada peningkatan setelah new normal. Sebelum ini penurunan kunjungan wisata bahkan sampai 70 persen. Data ini kita dapat dari beberapa lokasi wisata yang ada,” ujarnya.

Menyikapi kunjungan wisata, pihaknya tetap memperketat pengawasan. Protokol kesehatan dilakukan secara ketat seperti memakai masker, mencuci tangan dan tidak berkerumun. “Kita peringatkan para wisatawan jika tidak memakai masker atau bergerombol,” ujar dia.

Dari data terakhir Satgas Covid-19 Kota Pagaralam mencatat ada 8 orang warga Kota Pagaralam positif Covid-19, dalam dua hari terakhir. Korban meninggal terakhir adalah pasien kasus nomor 31 yang tinggal di Bumi Agung, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam.

“Kasus terkonfirmasi positif corona per hari Jumat (23/10), ada penambahan cukup signifikan yakni 5 orang, sehingga total kasus positif yang ada saat ini mencapai ada 32 orang,” ungkap Samsul Bahri.

Total dari 32 kasus positif Covid-19 yang terdata satuan tugas, diantaranya 12 orang begejala dan 18 adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan saat ini sudah dinyatakan sembuh 15 orang, meninggal dunia 3 orang, dan tengah menjalani proses pemantauan 8 orang.

“Masih adanya kasus penularan Virus Corona di Kota Pagaralam, kami tetap mengimbau kepada masyarakat Pagaralam tetap meningkatkan disiplin protokol kesehatan Covid-19, paling tidak terapkan 3M, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, dan Memakai Masker,” ucapnya. KOE

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here