Home Pendidikan Dies Natalis Polsri ke 38 : Kolaborasi Ilmu Vokasi dan Industri

Dies Natalis Polsri ke 38 : Kolaborasi Ilmu Vokasi dan Industri

0

PALEMBANG, PE – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang menginjak usia ke 38 tahun. Dalam peringatan dies natalis ke-38 ini, perguruan tinggi negeri ini fokus pada kolaborasi ilmu terapan dengan industri. Hal ini diketahui saat sidang senat khusus terbuka dengan tema “Kolaborasi Ilmu Terapan Dalam Meningkatkan Peran Polsri Untuk Menguatkan Indonesia”.

Perayaan Dies Natalis ke-38 ini diisi dengan Orasi ilmiah oleh Prof. Dr. KuncoroDiharjo, S.T., M.T. yang merupakan Guru besar Teknik Mesin Universitas Sebelas November. Terlihat hadir juga Kapolresta Palembang, Kejaksaan Tinggi, yang mengikuti rangkaian kegiatan ini secara daring.

Kegiatan Dies Natalis Polsri yang ke-38 tahun ini diawali dengan Pelepasan Balon udara sebagai simbol Polsri siap terbang di kanca Internasional dan siap turun untuk mengbdikan diri ke masyarakat Bangsa dan Negara. Sekaligus dalam rangkaian Dies Natalis melakukan pameran hasil karya mahasiswa Polsri selama 3 hari di kampus Polsri Bukit Besar.

Direktur Polsri Dr Ing Ahmad Taqwa, MT mengatakan, Polsri terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan sehingga benar-benar siap masuk ke dunia usaha dan dunia industri. Apalagi, memasuki usia ke 38, Polsri berupaya meningkatkan kualitas lulusan dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), cita-cita ini selaras dengan program pemerintah yang menginginkan antara pendidikan vokasi dan industri berkolaborasi.

“Saat ini kita terus meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program penguatan. Terlebih lagi kita perlu Kreativitas dan inovasi teknologi untuk meningkatkan sumber daya pendidikan vokasi untuk meningkatkan kualitas yang siap untuk kawin masal dengan dunia industri,” ujar Ahmad Taqwa.

Ia menambahkan meski di usia ke 38 Polsri memiliki banyak pencapaian dengan siklus lulusan yang terserap di dunia usaha dan dunia industri, namun ia berharap seluruh civitas akademika tak berpuas diri karena di masa pandemi Covid-19 saat ini perlu pengembangan layanan berbasis IT.

“Tentu hal ini kita sebagai penyelenggara pendidikan tidak boleh lemah dalam memajukan serta meningkatkan keterampilan mahasiwa khusunya di Polsri. Tingkatkan kualitas SDM yang link and match antara pendidikan dan industri. Artinya vokasi di masa ini harus ‘nikah massal’. Sehingga revitalisasi vokasi bisa mencapai sasaran,” jelasnya

Senada dengan itu dikatakan oleh Prof.Dr. KuncoroDiharjo, ST, M.T., selaku pemateri dalam Dies Natalis ke-38 ini mengharapkan pendidikan vokasi seperti Polsri untuk terus berkembang dan menyelaraskan sistem pendidikannya dengan dunia Industri karena ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan serta menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap kerja, beliau berharap polsri bukan hanya mengembangkan SDM namun perlu meningkatkan penyelarasan kurikulum dengan Industri.

“Kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan sehingga daya serap lulusan sangat cepat. Saya berharap Polsri menjadi yang pertama untuk menyelenggarakan pendidikan S3 Terapan, dengan melihat kemajuan dan keberhasilan Polsri yang sudah dicapai saat ini sangat baik,” jelasnya. RIL/RIS

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here