Home Headline News Gubernur Sumsel Berikan Soal Kehormatan di Grandfinal Sang Juara

Gubernur Sumsel Berikan Soal Kehormatan di Grandfinal Sang Juara

0
Kepala Museum Negeri Sumatera Selatan Chandra Amprayadi menyaksikan Pemimpin Redaksi Palembang Ekspres M Iqbal memberikan arahan kepada peserta pada technical meeting Grandfinal Sang Juara di Aula Museum Negeri Sumatera Selatan, Rabu (18/11).

PALEMBANG, PE – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru akan memberikan soal kehormatan pada babak Grandfinal Sang Juara ‘Payo ke Museum’ di Halaman Museum Negeri Sumatera Selatan, Kamis (19/11). Selain itu, Gubernur juga akan secara resmi menutup Pameran Bersama Museum Negeri Sumatera Selatan, yang telah berlangsung sejak 10 November 2020.

Kepala Museum Negeri Sumatera Selatan Chandra Amprayadi mengatakan, pertanyaan kehormatan yang diberikan Gubernur tidak akan mengeliminasi peserta. Mereka yang berhasil menjawab dengan benar, akan mendapatkan hadiah menarik dari panitia.

“Peserta babak grandfinal sebanyak 75 orang dari 25 SMA sederajat di Kota Palembang. Selain mereka, ada juga peserta yel-yel dari suporter sebanyak sepuluh orang tiap sekolah,” ujarnya ditemui seusai mengikuti technical meeting Grandfinal Sang Juara di Aula Museum Negeri Sumatera Selatan, Rabu (18/11).

Lebih lanjut dikatakan dia, panitia telah menyiapkan hadiah utama untuk juara umum, yakni trofi bergilir Gubernur Sumatera Selatan, serta uang pembinaan Rp5 juta. Lalu juara satu Rp3,5 juta, juara 2 Rp3 juta, juara 3 Rp2,5 juta, juara harapan 1 Rp1,5 juta, juara harapan II Rp1.250 ribu, juara harapan III Rp1 juta. Dan juara yel-yel sebesar Rp250 ribu.

“Juara umum diberikan kepada sekolah yang benar-benar mempunyai peran serta pada ajang Sang Juara. Kami nilai keaktifan mereka dari awal penyelenggaraan lomba hingga akhir. Lalu kekompakan, dan berapa banyak pemenang dari sekolah tersebut di babak grandfinal,” terangnya.

Dikatakan, setelah memberikan hadiah, Gubernur akan memberikan arahan, sekaligus menutup pelaksanaan Sang Juara dan Pameran Bersama Museum Negeri Sumatera Selatan.

Sementara itu Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Provinsi Sumatera Selatan Selatan Merry Hamraeny mengatakan, registrasi peserta dilakukan pukul 08.00-09.00. Total peserta babak grandfinal sebanyak 325 orang ditambah 25 guru pendamping.

“Setelah registrasi dilanjutkan penampilan yel-yel. Insha Allah Gubernur akan hadir beserta Ibu Febrita Lustia Herman Deru. Kita harapkan juga Ibu Percha Leanpuri sebagai Duta Literasi Sumsel akan hadir untuk memberikan semangat kepada peserta lomba. Lomba grandfinal Sang Juara ‘Payo ke Museum’ sendiri akan dimulai pukul 10.00,” ucapnya.

Ada lima soal kehormatan yang akan diberikan kepada peserta. Selain Gubernur, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia diharapkan akan memberikan soal tersebut dan Percha Leanpuri, serta tamu undangan lain.

“Komposisi soal yang diberikan, soal permuseuman 60 persen, soal Sejarah 20 persen, dan soal pengetahuan umm 20 persen. Sejarah dan budaya sudah ada dalam soal permuseuman. Jadi 20 persen soal sejarah itu mengambil materi pelajaran dari sekolah kelas X dan XI jenjang SMA,” tukasnya.

Disinggung penentuan juara umum, menurut dia, ada sejumlah kriteria penilaian yang ditetapkan dewan juri. Yakni terbanyak mendapatkan like pada lomba video, lomba foto chalange terbaik, jumlah kunjungan siswa sekolah peserta ke Pameran Bersama di Museum Negeri Sumatera Selatan. Serta berapa banyak peserta suatu sekolah, yang jadi pemenang di babak grandfinal.

Diakuinya, ada perubahan rencana di babak grandfinal ini dengan adanya tambahan sepuluh peserta yel-yel tiap sekolah peserta. Itu semata-mata untuk menambah semaraknya acara pamungkas nanti.

“Acara ini akan dihadiri oleh Gubernur, sehingga panitia pelaksana mengambil kebijakan menambah peserta untuk lomba yel-yel sepuluh orang. Tapi tetap diperhatikan protocol kesehatan, seperti pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan,” ucapnya.

Sebanyak 75 siswa peserta babak grandfinal dari 25 SMA di Kota Palembang berikut satu guru pendamping tiap sekolah mengikuti technical meeting Grandfinal Sang Juara di Aula Museum Negeri Sumatera Selatan, Rabu (18/11). Mereka mendapatkan arahan dari panitia terkait teknis pelaksanaan babak grandfinal nanti. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here