Home Adhyaksa Sriwijaya Kejari Terbitkan Sprindik Kasus Dugaan Korupsi Rp 1,3 M di Tubuh BUMN

Kejari Terbitkan Sprindik Kasus Dugaan Korupsi Rp 1,3 M di Tubuh BUMN

0
Kajari Prabumulih Topik Gunawan SH MH didampingi Kasi Pidsus Wan Susilo Hadi SH, saat menjelaskan kasus dugaan korupsi di tubuh 2 perusahaan BUMN.

PRABUMULIH.PE – Kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,3 hingga 2 Milyar, saat ini masuk dalam ranah penyidikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih. Dan dalam waktu dekat jaksa akan mengeluarkan surat penyidikan (sprindik), untuk menangani kasus dugaan korupsi di tubuh 2 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Proses hasil penyelidikan sudah dilakukan dan laporannya sudah dibuat, dan gelar perkara internal hasil penyelidikan menyepakati ke penyidikan. Kalau estimasi kita kisaran Rp 1,3 Milyar dan bisa bertambah,” ujar Kajari Kota Prabumulih Topik Gunawan SH MH saat diwawancarai, Selasa (3/11/2020) siang.

Topik menerangkan, kasus dugaan korupsi ini tentang modal kerja (KMK) dari bank BUMN kepada pihak swasta dan pekerjaannya di BUMN Migas. Dan mengenai sprindik (surat perintah penyidikan), dalam waktu dekat akan diterbitkan.

“Akan tetapi akan kita konsultasikan dulu ke Kejati. Kalau saksi yang jelas sudah ada 13 orang saksi. Dari kedua BUMN selevel top managemen sudah dimintai keterangan,” bebernya.

Masih kata Kajari, dugaan korupsi ini dalam pemberian kredit usaha kepada pihak BUMN ke pihak swasta. Dan jelas dalam prosesnya itu diduga ada tindak pidana yang terjadi.

“Kasus dugaan korupsi itu belum pernah tersentuh, dan jika terungkap maka perdana atau menjadi pertama di Kota Prabumulih. Pokoknya sabar deh, kerugian besar dan menurut kita sudah lengkap serta tinggal naik saja,” jelasnya.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Prabumulih, Wan Susilo Hadi SH menambahkan, dugaan korupsi ini dalam proses pemberian kredit usaha di 2 BUMN. “Pihak-pihak yang bersangkutan terkait dugaan korupsi ini sudah kita lakukan pemanggilan. Yang bersangkutan agak susah keberadaannya diketahui. Tapi sampai saat ini sudah 2 kali dilakukan pemanggilan tapi tidak ada jawaban,” pungkasnya. RAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here