Home Uncategorized Korban Dugaan KDRT Ungkap Perlakuan Suaminya Dihadapan Majelis Hakim

Korban Dugaan KDRT Ungkap Perlakuan Suaminya Dihadapan Majelis Hakim

0
Git saat memaparkan dugaan KDRT yang dia alami, dalam persidangan di PN Palembang.

PALEMBANG, PE – Oknum notaris Mer, terdakwa kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepada istrinya sendiri berinisial Git, kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kelas IA dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, Rabu (4/11/2020).

Dalam sidang perkara KDRT tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indra Susanto, SH, menghadirkan enam orang saksi dihadapan majelis hakim yang diketuai Abu Hanifah, SH. MH.

Salah satu saksi yang merupakan korban yakni Git mengungkapkan kronologi perkara yang dialaminya kepada Hakim Ketua Abu Hanifah, SH. MH, diruang sidang.

Ketika ditanya majelis hakim, Git menceritakan kejadian bermula pada Rabu (13/5/2020) sekitar pukul 17.30 WIB, saat itu terdakwa yang merupakan suaminya sedang sedang video call (VC) dengan keluarganya, usai VC dengan keluarga tiba – tiba Git mendengar terdakwa diduga VC dengan seorang perempuan lain yang pada saat kejadian dirinya sedang berada di kamar anak – anaknya.

“Pada saat itu Mer sedang video call dengan keluarganya, namun tidak lama berselang tiba – tiba saya mendengar dia (terdakwa-red) sedang video call dengan perumpuan lain. Seketika saya langsung keluar kamar dan melihat ke CCTV rumah dan langsung melihat dari balik pintu, terdakwa sedang asyik VC dengan seorang perempuan lain, pertengkaran langsung terjadi Pak hakim,” ujar Git.

Terlihat sambil menangis, Git kembali menjelaskan kepada majelis hakim sebelum akhirnya bertengkar hebat yang berujung dengan KDRT dirinya sempat mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dan cacian serta hinaan dari Mer.

“Saya mendapat perlakuan kasar, hinaan dan caci maki serta pemukulan Pak Hakim,” ujar Git terlihat sambil menangis.

Saat scorsing sidang, Nurmala, SH. MH, selaku kuasa hukum Git menjelaskan, bahwa dari keterangan saksi dan bukti visum sudah jelas bahwa terdakwa bersalah.

“Dari keterangan saksi dan bukti visum sudah jelas bahwa terdakwa bersalah, namun kita kembalikan ke majelis hakim saat ini sidang masih berjalan nanti kita lihat lagi fakta – fakta persidangan,” ujar Nurmala.

Sementara itu kuasa hukum terdakwa, Supendi SH.MH, menilai dari keterangan saksi bahwa seolah-olah terdakwa yang merupakan kliennya adalah pelaku sebenarnya.

“Saya menganggap keterangan saksi seolah – olah adalah pelaku sebenarnya, padahal tidak bisa dibuktikan bahwa terdakwa pelaku KDRT. Kalau memang ada buktinya silahkan ditunjukkan CCTV nya dan apakah saudara terdakwa ini pelakunya, kan belum tentu dia pelakunya. Ini hanya keterangan sepihak saja, jadi jelas ini pembunuhan karakter terhadap terdakwa karna dia yang merupakan seorang nataris,” ujar Supendi.

Ditempat yang sama, terdakwa Mer, membantah bahwa dirinya pelaku KDRT.

“Dengan sidang terbuka ini teman – teman wartawan bisa lihat sendiri faktanya, yang jelas dari semua keterangan saksi saya membantah keras, karena saya juga telah melaporkan balik kasus ini dan Git juga saat ini sudah menjadi tersangka. Namun kenapa belum ada tahap dua dari penyidik, jadi saya mohon kepada penyidik dan jaksa agar berimbang perlakuannya kepada saya,” terangnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here