Home Nasional KPK Resmi Tahan Walikota Dumai ZAS

KPK Resmi Tahan Walikota Dumai ZAS

0
Ketua KPK, Firli Bahuri saat jumpa pers terkait penahanan Walikota Dumai.

JAKARTA, PE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menahan Walikota Dumai berinisial ZAS, Selasa (17/11), setelah menjalani pemeriksaan oleh KPK.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPK, Firli Bahuri. “Secara resmi hari ini (Selasa,red) kita menahan Walikota Dumai, ZAS setelah menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, selain Walikota Dumai, ada Bupati Labuhan Batu Utara yang terlebih dahulu ditahan. “Kita memastikan bahwa penegakkan hukum tidak terganggu Pilkada, dan ini juga membuktikan komitmen kita untuk melakukan pemberantasan korupsi siapapun itu,” jelas dia.

Lanjut dia mengatakan, bahwa jangan berpikir kalau KPK akan sulit mengungkap kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah. “Kami meminta untuk calon kepala daerah maupun kepala daerah agar tidak melakukan korupsi,” katanya.

Penahanan Walikota Dumai ZAS sendiri akan ditahan selama 20 hari untuk kepentingan penyelidikan, terhitung sejak 17 November 2020 sampai dengan 6 Desember 2020 di rutan Polres Metro Jakarta Timur.

“Perkara ini merupakan hasil pengembangan kita dari perkara dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah dalam RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018, dan hingga saat ini kita telah menetapkan 12 orang tersangka,” ungkapnya.

Ke-12 tersangka yakni Amin Santono (Anggota Komisi XI DPR RI), Eka Kamaluddin (Swasta/perantara), Yaya Purnomo (Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian
Keuangan), Ahmad Ghiast (Swasta/kontraktor), Sukiman (Anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2014-2019), Natan Pasomba (Pelaksana Tugas dan Pj. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua).

Kenamnya tersebut telah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor. Sedangkan itu ada enam orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka
dalam pengembangan perkara ini yaitu
BBD, Walikota Tasikmalaya, KSS, Bupati Labuanbatu Utara 2016-2021, PJH , Swasta, Wabendum PPP 2016-2019, ICM, Anggota DPR 2014-2019, AMS, Kepala badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Labuanbatu Utara, ZAS, Walikota Dumai 2016-2021 Hingga saat ini, enam orang tersebut masih dalam proses penyelesaian penyidikan dan telah ditahan KPK. KUR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here