Home Palembang Pekan Adat Sumsel 2020 di Bukit Seguntang Resmi Ditutup

Pekan Adat Sumsel 2020 di Bukit Seguntang Resmi Ditutup

0
Foto bersama usai penutupan penyelenggaraan Pekan Adat Sumsel 2020 di Bukit Seguntang, Selasa (17/11).

PALEMBANG.PE – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Aufa Syahrizal Syarkomi mewakili Gubernur Sumsel resmi menutup penyelenggaraan Pekan Adat Sumsel 2020 di Bukit Seguntang, Selasa (17/11).

Dalam kesempatan itu, Aufa mengatakan, harapan Gubernur Sumsel agar perlu adanya inventarisasi nilai-nilai budaya yang masih hidup di tengah-tengah masyarakat hukum adat di 17 kabupaten/ kota. Karena, Sumsel sudah waktunya untuk mempunyai satu kesatuan baik bahasa, pakaian maupun lambang Sumsel.

“Mengambil contoh Lampung, Minang dan Jambi, ketiga daerah ini sudah memiliki kesamaan bahasa, lambang dan lain-lain.
Selain tentunya kita harus menghidupkan kembali huruf Ulu atau disebutkan Ka Ga Nga di kantor-kantor dengan menulisnya berdampingan dengan bahasa Indonesia,” jelas Sudah.

Aufa kemudian mengambil contoh Yogyakarta. Di kota Gudeg ini setiap jalan diberi nama Bahasa Jawa. Kata Aufa, Semuanya itu merupakan tugas Pembina Adat sebagai mitra Pemerintah.

Sedangkan Ketua Umum Pembina Adat Sumsel, Albar Sentosa Subari mengucapkan terima kasih kepada Bank Sumsel Babel (BSB), yang menjadi sponsor utama dan merupakan bapak asuh lembaga adat Sumsel. “Ribuan terima kasih kami sampaikan. Tanpa dukungan penuh maka tak akan sukses perhelatannya,” kata Albar.

Sebelum menutup kata sambutannya, Albar mengucapkan Selamat Ulang Tahun buat Gubernur Sumsel, H Herman Deru ke 53.
Dalam kesempatan itu juga dibagikan hadiah kepada pemenang perlombaan, dan digelar tarian, puisi, musikalisasi puisi dan pembacaan puisi. Turut hadir dalam acara itu Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo, R.M.Rasyid Tohir,S.H, Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir, dan Beby Johan Saimima. DUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here