Home Headline News Polisi Copot Baleho Habib Rizieq di Palembang

Polisi Copot Baleho Habib Rizieq di Palembang

0
Pencopotan baleho bergambar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan gabungan Polrestabes Palembang bersama Satpol PP dan beberapa instansi terkait, Jumat (21/11) malam.

PALEMBANG, PE – Anggota gabungan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan beberapa instansi terkait, melakukan pencopotan beberapa spanduk dan baleho Habib Rizieq Syihab, Jumat (20/11) malam.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya kegiatan pencopotan baleho dan spanduk Habib Rizieq Syihab di sejumlah titik di Palembang.

“Benar adanya pencopotan baleho dan spanduk Habib Rizieq Syihab di sejumlah titik di Palembang dan juga spanduk FPI, hal ini dilakukan demi menyikapi isu nasional beberapa hari terakhir yang berkaitan dengan Habib Rizieq Syihab,” ujarnya, Sabtu (21/11).

AKP Irene menyebut pencopotan spanduk dan baleho itu dilakukan karena organisasi FPI tidak terdaftar, sehingga pemasangan spanduk Habib Rizieq lewat nama FPI dinilai ilegal.

“FPI itu kan ormas yang tidak terdaftar, artinya itu ilegal. Mau dia bayar atau tidak di papan reklame, itu jadi ilegal. Jadi asas kepatutan dan hukum,” katanya.

Dalam penertiban yang dilakukan oleh anggota gabungan sebanyak 90 orang sangat mengutamakan asas hukum, yakni semua spanduk yang diturunkan menggunakan organisasi tidak terdaftar.

Pencopotan spanduk dilakukan oleh tim gabungan Polri, Satpol PP, dan Dinas PRKP Palembang di beberapa titik seperti di Jalan A Yani, Kelurahan 8 ulu, Kecamatan SU I, Jalan Datuk M Akib, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan IB I dan Jalan Syayakirti, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang.
Sementara itu terkait pencopotan baliho dan reklame gambar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan aparat gabungan di Palembang, Jumat (20/11) malam, ditanggapi santai oleh Front Pembela Islam (FPI) Sumsel.

“Kami tidak terganggu dengan apa yang dilakukan itu, malahan kami berterima kasih kepada aparat berwajib karena telah membantu menurunkan baliho dan reklame gambar Habib Rizieq Syihab,” ujar Ketua FPI Sumsel, Habib Mahdi Muhammad Syahab, Sabtu (21/11).

Ia menuturkan, bahwa baliho dan reklame itu dipasang untuk menyambut Habib Rizieq Syihab. “Sekarang beliau sudah datang sehingga baliho dan reklame memang hendak kami lepas, tapi sudah terbantu oleh petugas gabungan,” katanya.

Sebelum pencopotan baliho tersebut dilakukan, Mahdi berujar, tidak ada koordinasi dari aparat kepolisian kepada FPI. Menurutnya, adalah tindakan lucu apabila untuk menurunkan satu baliho saja harus sampai menurunkan pasukan yang berasal dari aparat gabungan.

“Karena semestinya itu tugas gampang. Terkait perizinan baliho, itu jadi urusan antara Pemerintah Kota dengan pihak advertising. Ya kalau mau dicopot, tinggal dihubungi oleh dinas terkait. Pasti itu dicopot dan semua urusannya selesai. Kenapa mesti pakai mobil ramai-ramai, ada aparat gabungan juga. Itu lah kenapa saya bilang tindakan itu lucu,” ungkapnya.

Justru, kata dia, tindakan aparat terhadap baliho Habib Rizieq Syihab akan semakin menunjukan bahwa pemimpin FPI tersebut merupakan orang besar yang dicintai masyarakat.

Ia menilai, tindakan yang dilakukan aparat merupakan suatu bentuk ketakutan terhadap reaksi yang bisa saja dilakukan masyarakat terkait pencopotan baliho tersebut.

“Makanya mereka pakai pasukan besar-besaran. Tapi bagi kami sendiri, tidak masalah. Semakin besar yang mau mencopot baliho-baliho Habib Rizieq, maka semakin menunjukan ketakutan dengan lantangnya suara kebenaran yang dia (Habib Rizieq, red) suarakan. Menyebabkan pihak-pihak merasa terganggu sehingga melakukan manuver-manuver,” ujarnya.

Pihaknya memastikan tidak terganggu dengan manuver-manuver itu. “Justru kami melihat, semakin Habib Rizieq Syihab ditekan, malah membuat beliau semakin dicintai masyarakat,” tukasnya. KUR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here